-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan menutup secara keseluruhan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela

Minggu, 30 November 2025 | November 30, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-29T18:58:30Z

 Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan menutup secara keseluruhan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela. Langkah ini diambil AS seiring meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan Trump tersebut disampaikan melalui akun media sosial resminya, Truth Social pada Sabtu (29/11/2025). “Kepada seluruh maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba dan pedagang perdagangan manusia. Mohon dipertimbangkan bahwa wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela akan ditutup seluruhnya,” tulis Trump, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (29/11/2025). 



Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan belum ada tanggapan langsung dari pemerintah Venezuela atas unggahan Trump tersebut. Unggahan Trump muncul di tengah meningkatnya retorika para pejabat senior AS terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan pemerintahannya.

Meski pemerintah AS menyatakan langkah ini untuk memerangi perdagangan narkoba, namun para ahli dan pengamat hak asasi manusia menilai sikap AS ini sebenarnya sebagai salah satu upaya untuk menggulingkan Maduro secara tidak sah dari kekuasaan.

Pada awal pekan ini Trump juga memperingatkan ia akan segera mulai menargetkan peperangan terhadap perdagangan narkoba Venezuela dengan metode melalui darat. Sementara, dalam pidato yang disiarkan di televisi nasional pada Kamis (26/11/2025) Presiden Maduro mengatakan rakyat Venezuela tidak akan diintimidasi.

Sebelumnya, pada Senin (24/11/2025) enam maskapai internasional dilaporkan memutuskan untuk menangguhkan penerbangannya ke Venezuela setelah AS memperingatkan maskapai-maskapai besar tentang situasi yang berpotensi berbahaya sebagai akibat peningkatan aktivitas militer di sekitar wilayah negara Amerika Selatan tersebut. 

Berdasarkan laporan Al Jazeera, keenam maskapai internasional tersebut adalah Iberia (Spanyol), TAP (Portugal), LATAM (Cile), Avianca (Kolombia), GOL (Brasil), dan Karibia (Trinidad dan Tobago). 

Menurut keterangan Presiden Asosiasi Maskapai Venezuela Marisela de Loaiza, keenam maskapai internasional itu menghentikan penerbangan ke negara itu sejak Sabtu (22/11/2025). 

×
Berita Terbaru Update