-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Slider

Latest News

News Feed Indeks Artikel

Bukan Sekadar Jalan Santai, 10 Ribu Peserta Satukan Langkah di HUT TNI

Bukan Sekadar Jalan Santai, 10 Ribu Peserta Satukan Langkah di HUT TNI

Nasional |
September 20, 2026
Minggu, 20 September 2026 September 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-20T09:13:05Z
TNI Run 2026 Meriahkan Rangkaian HUT Ke-81 TNI, 15.965 Pelari Padati Monas

TNI Run 2026 Meriahkan Rangkaian HUT Ke-81 TNI, 15.965 Pelari Padati Monas

Nasional |
September 20, 2026
September 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-20T08:53:04Z
TNI Gelar Pameran Alutsista Tiga Matra di Silang Monas

TNI Gelar Pameran Alutsista Tiga Matra di Silang Monas

Nasional |
September 20, 2026
September 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-20T08:28:45Z
Israel dikabarkan berencana meminta kemampuan pertahanan tambahan dari Amerika Serikat (AS), sebagai kompensasi setelah Washington menyetujui penjualan jet tempur F-35 kepada Arab Saudi.   Menurut laporan kantor berita Israel Walla pada Jumat (18/9/2026), Tel Aviv akan berupaya membeli sejumlah sistem senjata yang sebelumnya ditolak persetujuannya oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.  Masih dari laporan yang sama, disebutkan permintaan Israel tidak hanya mencakup jet tempur canggih dan pesawat siluman generasi berikutnya, tetapi juga senjata berbasis ruang angkasa serta pengembangan dan produksi pesawat pencegat.  Senjata lain yang akan diminta Israel bahkan termasuk amunisi penghancur bunker dan sistem bawah tanah yang mampu beroperasi jauh di bawah pegunungan berbatu, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (19/9/2026).   Sebelumnya, pada Kamis (17/9/2026), Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan 48 jet tempur F-35 bernilai US$ 24,3 miliar kepada Arab Saudi. Paket penjualan tersebut juga meliputi 49 mesin Pratt & Whitney F135-PW-100, peralatan kriptografi, dukungan peperangan elektronik, pelatihan, serta paket logistik. Pemberitahuan mengenai kemungkinan penjualan itu telah dikirimkan kepada Kongres AS.  Jika rampung, kesepakatan tersebut akan menjadikan Arab Saudi negara Arab pertama yang mengakuisisi jet tempur F-35. Sementara Israel saat ini menjadi satu-satunya operator pesawat tersebut di Timur Tengah.

Israel dikabarkan berencana meminta kemampuan pertahanan tambahan dari Amerika Serikat (AS), sebagai kompensasi setelah Washington menyetujui penjualan jet tempur F-35 kepada Arab Saudi. Menurut laporan kantor berita Israel Walla pada Jumat (18/9/2026), Tel Aviv akan berupaya membeli sejumlah sistem senjata yang sebelumnya ditolak persetujuannya oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Masih dari laporan yang sama, disebutkan permintaan Israel tidak hanya mencakup jet tempur canggih dan pesawat siluman generasi berikutnya, tetapi juga senjata berbasis ruang angkasa serta pengembangan dan produksi pesawat pencegat. Senjata lain yang akan diminta Israel bahkan termasuk amunisi penghancur bunker dan sistem bawah tanah yang mampu beroperasi jauh di bawah pegunungan berbatu, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (19/9/2026). Sebelumnya, pada Kamis (17/9/2026), Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan 48 jet tempur F-35 bernilai US$ 24,3 miliar kepada Arab Saudi. Paket penjualan tersebut juga meliputi 49 mesin Pratt & Whitney F135-PW-100, peralatan kriptografi, dukungan peperangan elektronik, pelatihan, serta paket logistik. Pemberitahuan mengenai kemungkinan penjualan itu telah dikirimkan kepada Kongres AS. Jika rampung, kesepakatan tersebut akan menjadikan Arab Saudi negara Arab pertama yang mengakuisisi jet tempur F-35. Sementara Israel saat ini menjadi satu-satunya operator pesawat tersebut di Timur Tengah.

Internasional |
September 20, 2026
September 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-19T20:06:33Z
Pemerintah China berharap Menteri Keuangan Suahasil Nazara menghadiri pertemuan para menteri keuangan negara anggota APEC yang dijadwalkan berlangsung di Hong Kong pada Oktober 2026.

Pemerintah China berharap Menteri Keuangan Suahasil Nazara menghadiri pertemuan para menteri keuangan negara anggota APEC yang dijadwalkan berlangsung di Hong Kong pada Oktober 2026.

Artikel |
September 20, 2026
September 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-19T19:53:14Z

Artikel Pilihan Lihat Selengkapnya

 Empat kemenangan beruntun Arsenal di Premier League terhenti secara memalukan

Empat kemenangan beruntun Arsenal di Premier League terhenti secara memalukan

Olahraga |
September 20, 2026
September 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-19T17:22:18Z
Irjen TNI Tutup Turnamen Bola Basket Piala Panglima TNI Tahun 2026*

Irjen TNI Tutup Turnamen Bola Basket Piala Panglima TNI Tahun 2026*

Olahraga |
September 19, 2026
Sabtu, 19 September 2026 September 19, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-19T14:54:12Z