Kuasa hukum Inara Rusli, Marissya Icha, membongkar barang bukti yang menjadi dasar laporan sang klien terhadap suami, Insanul Fahmi, atas dugaan penipuan.
Marissya mengatakan status perkawinan yang tertera di kartu
tanda penduduk (KTP) Insanul Fahmi jadi salah satu yang membuat Inara percaya
pria beristri itu dalam status lajang ketika menikah siri dengan dirinya.
“Kenapa Inara melaporkan pasal 378 KUHP, tidak mungkin kita
membuat laporan tanpa barang bukti. Apakah laporan akan diterima tanpa bukti yang
kuat? Apa barang buktinya, identitas KTP Insanul Fahmi dikatakan single atau
tidak menikah,” jelas Marissya, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi,
Rabu (10/12/2025).
Selain itu, Marissya menyatakan laporan dugaan penipuan
Insanul Fahmi terhadap Inara juga didukung dengan dokumen lain yang memperkuat
laporan tersebut.
“Ada saksi-saksi yang menyatakan Insan ini memang single dan
juga dokumen,” tambahnya.
Sebelumnya, Marissya Icha mengungkap kondisi kesehatan
mental kliennya. Marissya menyebut Inara tengah dalam kondisi depresi karena
kasus dugaan perselingkuhan, penipuan hingga perzinaan yang melibatkan dirinya
dengan Insanul Fahmi serta kreator konten asal Medan, Wardatina Mawa sebagai
istri pertama dan istri sah Insanul.
Alasan depresi inilah yang membuat Inara tidak terlihat
wara-wiri di depan publik atau pun di media sosial selama kasus viral ini
berjalan.
“Ya enggak eksis lagi dong, saat ini Inara depresi. Coba
bayangkan kita jadi dia, bayangkan apa yang dialami,” tandas Marissya.