Chelsea FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca, meski sang manajer sempat mempersembahkan dua trofi bergengsi. Keputusan ini diambil di tengah tekanan manajemen untuk mengamankan tiket Liga Champions, sekaligus kembali menegaskan singkatnya usia kepelatihan di Stamford Bridge. Perpisahan Maresca pun menambah daftar panjang pelatih kelas dunia yang gagal bertahan lama bersama The Blues.
Di bawah kepemimpinannya, Maresca mencatatkan prestasi penting dengan membawa Chelsea menjuarai UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup. Klub menilai pencapaian tersebut sebagai bagian dari sejarah modern Chelsea dan mengapresiasi kontribusi sang pelatih. Namun, keberhasilan itu tidak cukup untuk memperpanjang masa jabatannya, yang hanya berlangsung 547 hari.
“Selama kepemimpinannya di Chelsea, Enzo sukses memberikan UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup. Prestasi ini merupakan bagian penting dari sejarah Chelsea. Kami berterimakasih atas kontribusnya kepada klub,” tulis keterangan resmi Chelsea di situs resmi mereka, Kamis (1/1/2026).Pendeknya era Maresca mempertegas satu fakta, tidak ada satu pun pelatih Chelsea setelah José Mourinho yang mampu melampaui masa kepelatihannya. Mourinho masih tercatat sebagai manajer dengan durasi terlama dalam periode modern klub, memimpin Chelsea selama 927 hari, angka yang belum tersentuh oleh penerusnya.
Nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti (690 hari), Antonio Conte (741 hari), hingga Thomas Tuchel (589 hari) tetap gagal menyaingi catatan Mourinho. Bahkan, sebagian pelatih lain hanya bertahan kurang dari satu musim penuh. Pola ini memperlihatkan bahwa masalah utama Chelsea bukan sekadar kualitas pelatih, melainkan konsistensi manajemen dalam memberi waktu dan ruang bagi proyek jangka panjang untuk berkembang.