Polisi masih mendalami kasus tewasnya tiga orang dalam
sebuah rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Korban
diketahui merupakan satu keluarga yakni seorang ibu dan dua anaknya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut
hasil awal penyelidikan mengarah pada dugaan keracunan. Saat ini, pihak
kepolisian bersama laboratorium forensik dan tim kedokteran forensik tengah
menyiapkan gelar perkara untuk mencocokkan seluruh temuan.
“Tentang kasus Warakas. Ini sedikit kami bocorkan kepada
rekan-rekan, memang dugaan peristiwa itu terindikasi adanya keracunan. Sehingga
hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita pada saat terjadi peristiwa
itu, akan dilakukan gelar perkara persesuaian,” kata Budi kepada wartawan,
Selasa (13/1/2026).
Budi enggan membeberkan hasil lengkap pemeriksaan penyebab
kematian para korban. Ia menyebut hasil itu akan disampaikan langsung oleh pihak
yang berwenang dari RS Polri.
“Karena beliau-beliau adalah orang yang berkompeten.
Sehingga pada saat rekan-rekan menanyakan langkah-langkah, fakta, itu akan
lebih bisa disampaikan secara komprehensif,” ucapnya.
Diketahui, tiga korban meninggal dunia tersebut adalah
seorang ibu berinisial SS (50) serta dua anaknya, AAB (13) dan AAL (27).
Peristiwa tragis ini kali pertama diketahui warga pada Jumat (2/1/2026).
Dalam kejadian tersebut, terdapat satu korban selamat, yakni
pria berinisial ASJ (22). Oleh warga, ia langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk
mendapatkan perawatan medis.
