-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Striker Alejandro Garnacho menjadi sorotan setelah mengklik lambang suka (like) pada unggahan Instagram yang mengumumkan pemecatan mantan manajernya di Manchester United, Ruben Amorim.

Selasa, 06 Januari 2026 | Januari 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-05T18:59:31Z

 


Striker Alejandro Garnacho menjadi sorotan setelah mengklik lambang suka (like) pada unggahan Instagram yang mengumumkan pemecatan mantan manajernya di Manchester United, Ruben Amorim. Aksi tersebut memicu spekulasi baru terkait hubungan keduanya yang sejak lama disebut tidak harmonis.

Pada Senin (5/1/2026) siang waktu London, jurnalis ternama Fabrizio Romano mengunggah foto di Instagram yang menyebut Manchester United telah resmi memecat Amorim. Kurang dari 20 menit kemudian, Garnacho terlihat memberikan tanda suka pada unggahan tersebut, sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di media sosial.

Di bawah asuhan Amorim, Garnacho tercatat menjadi starter dalam 25 dari 40 pertandingan bersama Manchester United. Namun, hubungan keduanya kerap diwarnai ketegangan. Puncaknya terjadi seusai final Liga Europa melawan Tottenham, ketika Garnacho secara terbuka memprotes keputusan Amorim yang mencadangkannya dan menggantinya dengan Mason Mount.

Sebelumnya, Garnacho bersama Marcus Rashford juga sempat tidak masuk skuad saat Manchester United menyingkirkan Manchester City di babak 16 besar Liga Inggris pada 26 Februari 2025. Pada 24 November 2024, pemain timnas Argentina itu bahkan mengunggah foto bernada protes setelah ditarik keluar saat menghadapi Ipswich Town.

Akibat unggahan tersebut, Garnacho dilaporkan harus mendatangi kamar Amorim untuk meminta maaf dan berjanji menebus kesalahan dengan mentraktir seluruh tim makan malam.

Ketegangan makin memuncak pada bursa transfer musim panas 2025. Amorim disebut memperingatkan Garnacho bahwa ia akan dicadangkan sepanjang musim jika tetap bertahan di Old Trafford. Pada akhir Agustus, penyerang berusia 21 tahun itu akhirnya pindah ke Chelsea dengan nilai transfer US$ 51 juta dan menandatangani kontrak hingga 2032. Namun, performanya belum maksimal dengan catatan satu gol dari 13 laga Premier League musim ini.

Sementara itu, Ruben Amorim kehilangan jabatannya setelah 14 bulan menangani Manchester United. Selama periode tersebut, Setan Merah memainkan 63 pertandingan, dengan rincian 25 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 21 kekalahan, mencatat tingkat kemenangan 38,1 persen, mencetak 122 gol, dan kebobolan 114 gol.

Menjelang pemecatannya, Amorim beberapa kali melontarkan pernyataan publik yang mengindikasikan konflik dengan manajemen klub, khususnya Direktur Sepak Bola Jason Wilcox. Ia menegaskan bahwa penerapan formasi 3-4-3 membutuhkan waktu dan dana besar, serta secara terbuka menyindir Wilcox dengan pernyataan, “Lakukan pekerjaanmu dengan baik.”

Pernyataan tersebut menuai kritik tajam dari para legenda Premier League. Dalam program The Rest Is Football, Alan Shearer menilai nasib Amorim sudah dapat ditebak sejak awal. Menurutnya, sang pelatih mencoba menegaskan otoritas sebagai “bos”, bukan sekadar pelatih, di tengah minimnya dukungan transfer.

Analisis serupa disampaikan Wayne Rooney, yang mengaku heran dengan keyakinan Amorim saat melontarkan kritik terbuka.

“Pilihan kata-katanya aneh dan membingungkan. Dia berbicara seperti akan bertahan lama, padahal performa tim buruk,” ujar Rooney.

Rooney menegaskan Amorim belum berada di posisi untuk menuntut banyak hal di klub sebesar Manchester United.

 “Kalau itu Pep Guardiola, semua orang akan mendengarkan. Tapi Amorim bukan Pep atau Klopp,” katanya.

Meski demikian, Rooney masih menunjukkan sedikit simpati, mengingat keterbatasan skuad dan dominasi pemain muda di bangku cadangan. Ia menilai kesenjangan antara ambisi, kewenangan, dan prestasi menjadi faktor utama yang membuat pernyataan Amorim berujung fatal.

Pendapat senada disampaikan mantan bek Liverpool Jamie Carragher, yang menilai Amorim belum memiliki legitimasi untuk mempertanyakan kebijakan dewan direksi Manchester United di level Premier League.

×
Berita Terbaru Update