-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memilih tidak menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang menyebut dirinya “bukan orang suci”

Rabu, 04 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T18:10:43Z

 


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memilih tidak menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang menyebut dirinya “bukan orang suci”. Purbaya menilai komentar tersebut tidak perlu direspons di tengah fokus pemerintah menjalankan agenda reformasi perpajakan dan kepabeanan.

 

“Pak Noel? Diemin aja lah, biar saja lah,” ujar Purbaya kepada awak media di sela Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan Purbaya menanggapi komentar Noel yang kembali menyebut namanya di tengah proses hukum yang sedang dijalani mantan Wamenaker tersebut. Noel sebelumnya mengaku hanya memberikan peringatan kepada bendahara negara terkait potensi kriminalisasi terhadap pejabat publik.

Peringatan tersebut dilontarkan Noel menjelang sidang kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, yang menyeret dirinya sebagai terdakwa. Dalam pernyataannya, Noel menyampaikan kritik keras terhadap Purbaya.

“Begitu ya? Padahal maksud saya kan baik ya Pak Purbaya, tetapi responsnya negatif ya. Maksud saya gini loh, hati-hati di OTT di-Noel-kan. Emang Pak Purbaya orang suci? Sampaikan ke beliau, beliau itu bukan orang suci. Praktik yang kayak saya ini, hampir semua pejabat melakukan kok. Dia orang suci atau bukan? Gitu.,” kata Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026).

Sebelumnya, Noel juga menyebut dirinya dijebak dalam perkara tersebut dan mengeklaim memiliki informasi A1 terkait potensi kriminalisasi terhadap Purbaya. Ia menggunakan istilah “di-Noel-kan” untuk menggambarkan upaya mencari-cari kesalahan seseorang agar terjerat kasus hukum.

“Siapa pun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya, ada pesta yang terganggu,” ujar Noel kepada wartawan di sela sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Menanggapi isu tersebut, Purbaya sebelumnya telah menegaskan bahwa dirinya tidak khawatir dan memastikan agenda reformasi pajak serta bea cukai di Kementerian Keuangan tetap berjalan. Ia menilai risiko kriminalisasi hanya muncul apabila pejabat menerima suap atau gratifikasi.

 “Oh biar saja, yang penting saya tidak terima duit. Noel kan terima duit, kan saya tidak terima duit, gaji saya gede di sini (menkeu), cukup. Kasus seperti itu di saya mungkin amat kecil kemungkinannya terjadi, kecuali saya mulai terima uang,” kata Purbaya di gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Purbaya juga menegaskan tidak memiliki kepentingan dengan kelompok mana pun yang disinggung Noel. “Saya sih rasanya enggak ada urusan, saya hanya tanggung jawab ke presiden. Yang lain saya enggak peduli,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update