-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Visinema Studios mengajak masyarakat mengingat kembali rasanya menjadi anak-anak dengan kejujuran dan imajinasi lewat film Na Willa

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-12T19:45:02Z

 

Visinema Studios mengajak masyarakat mengingat kembali rasanya menjadi anak-anak dengan kejujuran dan imajinasi lewat film Na Willa.

 


“Na Willa merupakan bentuk komitmen Visinema Studios yang mengajak kita mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak-anak. Ajakan untuk masuk dan merasakan sebuah dunia yang dibangun dengan imajinasi, kejujuran, dan keberanian anak-anak,” ujar Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios Anggia Kharisma dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Film ini mengajak penonton kembali melihat dunia dari sudut pandang anak-anak dengan rasa ingin tahu yang jujur, imajinasi yang hidup, dan keajaiban yang lahir dari hal-hal sederhana.

Na Willa dihadirkan sebagai sebuah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran serta ajakan untuk #JadiAnakAnak kembali, melepaskan sejenak peran orang dewasa, dan mengingat bagaimana dunia pernah terasa begitu besar, penuh warna, dan penuh keajaiban.

Dikutip dari siaran pers di Jakarta, Kamis, film ini lahir dari kreator film JUMBO yang sukses menyentuh hati jutaan penonton Indonesia, serta menjadi debut film live action dari Ryan Adriandhy, sekaligus kolaborasi kreatif dengan penulis Reda Gaudiamo, yang novelnya menjadi dasar cerita film ini.

Official poster memperlihatkan dunia imajinasi yang lahir dari mata seorang anak perempuan yang hidup di Indonesia era 1960-an, sementara itu, official trailer mengajak penonton masuk ke pengalaman menjadi anak-anak kembali, saat ketidaktahuan bukan kelemahan, melainkan pintu menuju petualangan.

“Untuk penonton dewasa, film ini seperti perjalanan menelusuri memori masa kecil, tentang keluarga, tentang rumah, dan tentang hal-hal sederhana yang dulu terasa begitu berarti. Sementara untuk anak-anak, ini adalah ruang untuk bermain, berimajinasi, bernyanyi, dan merayakan rasa ingin tahu mereka," kata Produser Na Willa Anggia Kharisma.

Lebih lanjut, Anggia menegaskan bahwa Na Willa dirancang sebagai tontonan yang aman dan hangat untuk semua kalangan.

Disutradarai sekaligus ditulis oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan dunia anak tanpa menggurui.

“Sebagai orang dewasa, kita sering lupa bagaimana dulu kita memandang dunia,” ujar Ryan.

 “Lewat Na Willa, saya ingin mengajak penonton melihat dunia dari mata anak-anak, mata yang jujur, penuh rasa penasaran, dan selalu menemukan keajaiban dari apa pun yang dihadirkan dunia," katanya lagi.

Kolaborasi dengan penulis Reda Gaudiamo menjadi fondasi penting dalam membangun semesta cerita Na Willa yang hangat dan reflektif. Film ini menghadirkan nilai tentang tanggung jawab, rasa hormat, dan menerima perbedaan dengan cara yang lembut dan membumi.

Official Trailer Na Willa menghadirkan potongan masa kecil yang begitu dekat dengan keseharian memanggil teman dari balik pagar, berlari di lapangan sambil menerbangkan layangan, hingga meneguk minuman orange cruz yang “nyekrusss” di siang hari.

Warna-warna yang ceria, tawa lepas, serta kebebasan berimajinasi menjadi napas utama film ini, mengingatkan bahwa kebahagiaan lahir dari hal-hal yang sederhana.

Film ini memperkenalkan Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama jajaran pemeran anak berbakat lainnya, Freya Mikhayla (Farida), Azamy Syauqi (Dul), dan Arsenio Rafisqy (Bud).

Deretan pemeran dewasa seperti Junior Liem, Irma Rihi, Melissa Karim, Ira Wibowo, Putri Ayudya, Nayla Purnama, Agla Artalidia, hingga Ratna Riantiarno turut memperkaya cerita.

Dalam kesempatan yang sama, Visinema Studios juga mengumumkan bahwa film ini akan menjadi pembuka dari Na Willa Universe, sebuah semesta cerita yang akan tumbuh dan menemani keluarga dan masyarakat Indonesia.

 

 

×
Berita Terbaru Update