-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi

Rabu, 29 April 2026 | April 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T17:22:58Z

 Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.



Dalam siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Selasa, Wapres mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek (4) dan Commuter Line Cikarang (5568A) di Stasiun Bekasi Timur," demikian bunyi siaran tersebut.

Gibran juga menyampaikan harapan agar keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini, sekaligus menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan cepat dan tepat, termasuk evakuasi dan layanan kesehatan bagi korban luka.

Selain itu, Wapres menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan operasional perkeretaapian untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Data Korban

Polda Metro Jaya melaporkan hingga Selasa sore jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut mencapai 15 orang.

“10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

Selain itu, lebih dari 80 korban luka-luka telah dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, termasuk RSUD Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, hingga RS Mitra Keluarga.

Terkait barang milik penumpang yang tertinggal saat insiden, PT KAI telah mengamankannya dan menempatkannya di posko lost and found untuk proses pendataan dan pengembalian.

“Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama polisi untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” demikian keterangan PT KAI.

PT KAI juga membuka posko tanggap darurat dan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur, serta menyediakan layanan pusat informasi melalui Contact Center 121 bagi keluarga korban.


×
Berita Terbaru Update