-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Arsenal untuk sementara unggul atas Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Puskas Arena

Minggu, 31 Mei 2026 | Mei 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-30T17:25:53Z

 

Arsenal untuk sementara unggul atas Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026). Keunggulan The Gunners terjadi berkat gol yang dicetak Kai Havertz pada menit ke-6. Sejak awal pertandingan, Arsenal tampil disiplin dalam bertahan.

 


Seluruh pemain lapangan The Gunners kerap berada dekat area pertahanan sendiri saat PSG berusaha membongkar lini belakang mereka. Solidnya pertahanan Arsenal kembali menjadi kunci setelah mampu meredam sejumlah upaya serangan PSG yang mencoba mencari celah di sepertiga akhir lapangan.

Gol yang ditunggu Arsenal akhirnya lahir melalui Kai Havertz, saat penyerang asal Jerman itu bergerak bebas di sisi kanan pertahanan PSG. Tanpa pengawalan, Havertz masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang menghujam atap gawang PSG.

Keunggulan tersebut membuat Arsenal bisa memainkan strategi yang mereka sukai, yakni bertahan rapat dan menunggu peluang serangan balik. Situasi ini menguntungkan pasukan Mikel Arteta yang dikenal sulit ditembus lawan.

Statistik menunjukkan Arsenal hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Gol ke gawang PSG membuat Kai Havertz mencatatkan sejarah baru di Liga Champions. Havertz menjadi pemain ketiga yang mampu mencetak gol di final Liga Champions untuk dua klub berbeda.

Sebelumnya, ia juga mencetak gol kemenangan saat membela Chelsea pada final Liga Champions 2021 melawan Manchester City. Pencapaian tersebut membuat Havertz sejajar dengan Cristiano Ronaldo dan Mario Mandzukic yang lebih dahulu menorehkan rekor serupa.

Cristiano Ronaldo mencetak gol di final Liga Champions bersama Manchester United dan Real Madrid, sedangkan Mario Mandzukic melakukannya bersama Bayern Muenchen dan Juventus.

PSG sebenarnya memiliki beberapa kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Gelandang Fabian Ruiz memperoleh dua peluang emas sepanjang babak pertama. Salah satu peluang terbaik datang setelah bola memantul dari Piero Hincapie dan jatuh ke arah Ruiz di depan gawang.

Namun sundulan pemain asal Spanyol itu masih melambung di atas mistar. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, Arsenal masih mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sekaligus menjaga harapan meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.           

×
Berita Terbaru Update