Tim nasional U17 Indonesia harus mengakui ketangguhan Qatar
dua gol tanpa balas dalam lanjutan pertandingan grup D Piala Asia U-17 2026 di
Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Minggu pagi WIB.
Kekalahan ini semakin memperkecil kans Garuda Muda untuk
lolos ke fase gugur setelah masih mengunci satu kemenangan dari dua
pertandingan.
Memulai pertandingan, Garuda Muda langsung tampil menguasai
bola dan mencoba membongkar pertahanan Qatar.
Di menit ke-15 Noha hampir saja membawa Garuda Muda unggul
namun sepakannya dari tendangan bebas masih bisa dibendung pertahanan Qatar.
Selang semenit kemudian Taha Nassir melakukan kontak dengan
bola yang membuat Garuda Muda dihadiahi penalti.
Baker yang maju sebagai algojo penalti melepaskan tendangan
keras ke sisi kanan yang masih bisa ditebak oleh Bakri.
Gagal mengeksekusi peluang emas membuat Garuda Muda kian
mengurung pertahanan Qatar.
Di menit ke-19 Putu Ekayana melesatkan tembakan dari luar
kotak penalti yang masih dibendung Qatar.
Pada menit ke-38, Ichiro yang mendapatkan ruang tembak
langsung melesatkan tendangan keras. Sayang usahanya masih bisa dibendung oleh
barikade pertahanan Qatar.
Praktis hingga wasit meniup peluit akhir jalannya
pertandingan babak pertama, tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto masih ditahan imbang
Qatar dengan skor kacamata.
Pertandingan di babak kedua berjalan alot ketika Qatar
mencoba tampil lebih keluar menekan Garuda Muda.
Indonesia harus membayar mahal koordinasi pertahanan yang
kurang rapi pada menit ke-57.
Jad Hadi Khalil mengirimkan umpan terukur yang disambut oleh
tendangan keras dari Ayokunle Samuel Tokade untuk membawa Qatar unggul 1-0.
Indonesia mencoba tampil lebih menekan setelah dalam posisi
tertinggal.
Namun lagi-lagi Qatar menunjukkan bahwa tampil jauh lebih
klinis dibandingkan Garuda Muda.