Mengecas ponsel sudah menjadi rutinitas harian yang sulit
dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Di tengah penggunaan hand phone (HP) yang
semakin intens, mulai dari scroll media sosial, bermain gim, hingga menonton
video streaming, banyak orang memilih tetap menggunakan perangkat saat proses
pengisian daya berlangsung.
Kebiasaan bermain HP sambil dicas sering dianggap hal yang
wajar karena dinilai lebih praktis. Padahal, penggunaan ponsel saat sedang
mengisi daya memiliki sejumlah konsekuensi yang patut diperhatikan, terutama
jika dilakukan terus-menerus.
Meski tidak langsung merusak perangkat, kebiasaan ini dapat
memengaruhi kesehatan baterai, meningkatkan suhu ponsel, hingga memunculkan
risiko kelistrikan apabila menggunakan charger yang tidak layak.
Apakah Main HP Sambil Dicas Bisa Merusak Ponsel?
Secara umum, menggunakan HP saat sedang diisi daya tidak
serta-merta membuat ponsel langsung rusak.
Namun, jika dilakukan berulang kali dalam jangka panjang,
kebiasaan tersebut berpotensi mempercepat penurunan kondisi baterai dan
berdampak pada performa perangkat.
Mengutip laman Scosche, ada beberapa dampak yang dapat
muncul ketika ponsel terus digunakan selama proses pengisian daya berlangsung,
yakni:
1. Dampak pada umur baterai
Saat HP digunakan sambil mengecas, perangkat tetap
membutuhkan daya untuk menjalankan berbagai aplikasi yang sedang aktif.
Akibatnya, listrik yang berasal dari charger tidak sepenuhnya mengisi baterai
karena sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional ponsel.
Kondisi ini menjadi lebih berat ketika pengguna membuka
aplikasi yang membutuhkan daya besar, seperti gim. Aktivitas tersebut membuat
perangkat menghasilkan panas lebih tinggi sehingga dalam jangka panjang dapat
memengaruhi kesehatan serta umur baterai.
2. HP lebih cepat panas
Ponsel yang dipakai ketika sedang dicas akan menghasilkan
panas dari dua sumber sekaligus, yaitu aktivitas penggunaan dan proses
pengisian baterai.
Semakin berat aplikasi yang dijalankan, semakin besar pula
daya yang dibutuhkan. Hal tersebut membuat suhu perangkat meningkat lebih
cepat.
Sebagian besar smartphone modern memang sudah dibekali
sistem perlindungan untuk mencegah overheating atau panas berlebih. Meski
begitu, pengguna tetap disarankan tidak menggunakan ponsel terlalu lama selama
proses pengisian daya agar suhu perangkat tetap terjaga.
3. Performa ponsel menurun
Menggunakan HP sambil dicas tidak langsung menurunkan
performa perangkat. Akan tetapi, jika menjadi kebiasaan, kondisi baterai dapat
terus menurun dan akhirnya memengaruhi kinerja ponsel secara keseluruhan.
Beberapa dampak yang dapat dirasakan antara lain proses
pengisian daya menjadi lebih lambat serta suhu perangkat yang lebih mudah meningkat
dibandingkan sebelumnya.
Selain itu, ada risiko lain yang kerap luput dari perhatian,
yaitu kemungkinan ponsel terjatuh. Saat HP sedang dicas, pengguna biasanya
menggenggam perangkat bersamaan dengan kabel pengisi daya. Kondisi tersebut
dapat membuat pegangan menjadi kurang nyaman sehingga meningkatkan potensi
ponsel terlepas dari tangan.
4. Risiko kelistrikan
Risiko lain saat bermain HP sambil dicas berkaitan dengan
masalah kelistrikan. Namun, sumber risikonya umumnya bukan berasal dari aktivitas
menggunakan ponsel, melainkan dari charger atau kabel yang rusak maupun tidak
memenuhi standar.
Penggunaan charger yang bermasalah dapat meningkatkan
potensi terjadinya korsleting, sengatan listrik, hingga kerusakan pada
perangkat.
Karena itu, pengguna disarankan selalu memakai charger dan
kabel yang sesuai dengan peruntukannya serta berada dalam kondisi baik. Langkah
sederhana tersebut dapat membantu mengurangi berbagai risiko saat mengecas
ponsel.
Bermain HP sambil dicas memang tidak langsung membuat ponsel
cepat rusak. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat
memengaruhi umur baterai, meningkatkan suhu perangkat, memperlambat proses
pengisian daya, hingga menambah risiko kerusakan akibat charger yang tidak
layak.