-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mengecas ponsel sudah menjadi rutinitas harian yang sulit dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Di tengah penggunaan hand phone (HP) yang semakin intens

Sabtu, 18 Juli 2026 | Juli 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-17T18:13:05Z

 

Mengecas ponsel sudah menjadi rutinitas harian yang sulit dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Di tengah penggunaan hand phone (HP) yang semakin intens, mulai dari scroll media sosial, bermain gim, hingga menonton video streaming, banyak orang memilih tetap menggunakan perangkat saat proses pengisian daya berlangsung.

 


Kebiasaan bermain HP sambil dicas sering dianggap hal yang wajar karena dinilai lebih praktis. Padahal, penggunaan ponsel saat sedang mengisi daya memiliki sejumlah konsekuensi yang patut diperhatikan, terutama jika dilakukan terus-menerus.

Meski tidak langsung merusak perangkat, kebiasaan ini dapat memengaruhi kesehatan baterai, meningkatkan suhu ponsel, hingga memunculkan risiko kelistrikan apabila menggunakan charger yang tidak layak.

Apakah Main HP Sambil Dicas Bisa Merusak Ponsel?

Secara umum, menggunakan HP saat sedang diisi daya tidak serta-merta membuat ponsel langsung rusak.

Namun, jika dilakukan berulang kali dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut berpotensi mempercepat penurunan kondisi baterai dan berdampak pada performa perangkat.

Mengutip laman Scosche, ada beberapa dampak yang dapat muncul ketika ponsel terus digunakan selama proses pengisian daya berlangsung, yakni:

1. Dampak pada umur baterai

Saat HP digunakan sambil mengecas, perangkat tetap membutuhkan daya untuk menjalankan berbagai aplikasi yang sedang aktif. Akibatnya, listrik yang berasal dari charger tidak sepenuhnya mengisi baterai karena sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional ponsel.

Kondisi ini menjadi lebih berat ketika pengguna membuka aplikasi yang membutuhkan daya besar, seperti gim. Aktivitas tersebut membuat perangkat menghasilkan panas lebih tinggi sehingga dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan serta umur baterai.

2. HP lebih cepat panas

Ponsel yang dipakai ketika sedang dicas akan menghasilkan panas dari dua sumber sekaligus, yaitu aktivitas penggunaan dan proses pengisian baterai.

Semakin berat aplikasi yang dijalankan, semakin besar pula daya yang dibutuhkan. Hal tersebut membuat suhu perangkat meningkat lebih cepat.

Sebagian besar smartphone modern memang sudah dibekali sistem perlindungan untuk mencegah overheating atau panas berlebih. Meski begitu, pengguna tetap disarankan tidak menggunakan ponsel terlalu lama selama proses pengisian daya agar suhu perangkat tetap terjaga.

 

3. Performa ponsel menurun

Menggunakan HP sambil dicas tidak langsung menurunkan performa perangkat. Akan tetapi, jika menjadi kebiasaan, kondisi baterai dapat terus menurun dan akhirnya memengaruhi kinerja ponsel secara keseluruhan.

Beberapa dampak yang dapat dirasakan antara lain proses pengisian daya menjadi lebih lambat serta suhu perangkat yang lebih mudah meningkat dibandingkan sebelumnya.

Selain itu, ada risiko lain yang kerap luput dari perhatian, yaitu kemungkinan ponsel terjatuh. Saat HP sedang dicas, pengguna biasanya menggenggam perangkat bersamaan dengan kabel pengisi daya. Kondisi tersebut dapat membuat pegangan menjadi kurang nyaman sehingga meningkatkan potensi ponsel terlepas dari tangan.

4. Risiko kelistrikan

Risiko lain saat bermain HP sambil dicas berkaitan dengan masalah kelistrikan. Namun, sumber risikonya umumnya bukan berasal dari aktivitas menggunakan ponsel, melainkan dari charger atau kabel yang rusak maupun tidak memenuhi standar.

Penggunaan charger yang bermasalah dapat meningkatkan potensi terjadinya korsleting, sengatan listrik, hingga kerusakan pada perangkat.

Karena itu, pengguna disarankan selalu memakai charger dan kabel yang sesuai dengan peruntukannya serta berada dalam kondisi baik. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi berbagai risiko saat mengecas ponsel.

Bermain HP sambil dicas memang tidak langsung membuat ponsel cepat rusak. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi umur baterai, meningkatkan suhu perangkat, memperlambat proses pengisian daya, hingga menambah risiko kerusakan akibat charger yang tidak layak.

×
Berita Terbaru Update