-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi finansial baru terhadap Iran dengan menyasar lima sektor utama ekonomi negara tersebut.

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-25T17:39:04Z

 Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi finansial baru terhadap Iran dengan menyasar lima sektor utama ekonomi negara tersebut. Kelima sektor tersebut yakni aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran.



Menurut laporan Sputnik, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, sanksi tersebut dirancang untuk menekan jalur ekonomi yang dinilai penting bagi Iran, termasuk aktivitas yang dilakukan melalui negara lain.


"Keputusan sanksi sektoral baru yang dikeluarkan hari ini menargetkan lima jalur kehidupan paling vital Iran yang dimanfaatkannya di negara-negara lain, yakni aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran," kata Bessent dalam konferensi pers di Washington, Senin (24/8/2026) waktu setempat. 


Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal yang terkait dengan Iran, mengutip Antara, Selasa (25/8/2026).


Kelima sektor tersebut menjadi sasaran karena dinilai memiliki peran besar dalam menopang aktivitas ekonomi dan keuangan Iran di tengah tekanan dari AS dalam konflik antarkeduanya yang masih berlangsung hingga kini. 


1. Aset Digital

Aset digital menjadi salah satu sektor yang masuk dalam daftar sasaran sanksi baru AS. Washington menilai sektor tersebut menjadi salah satu jalur penting yang dapat dimanfaatkan Iran untuk menjalankan aktivitas ekonomi di luar negeri.


2. Teknologi

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menargetkan sektor teknologi yang dianggap sebagai salah satu jalur penting bagi Iran. Sanksi ini menjadi bagian dari upaya Washington membatasi akses dan aktivitas ekonomi Iran yang melibatkan pihak-pihak di negara lain.


3. Emas

Sektor emas turut menjadi sasaran. Komoditas emas dinilai Washington berperan dalam aktivitas perdagangan dan transaksi lintas negara Iran.


4. Penerbangan

Sektor penerbangan juga masuk dalam daftar sanksi. AS menilai aktivitas penerbangan yang berkaitan dengan Iran merupakan salah satu jalur ekonomi yang perlu dibatasi sebagai bagian dari tekanan terhadap negara tersebut.


5. Pelayaran

Sektor terakhir yang menjadi sasaran adalah pelayaran. Aktivitas perkapalan dan perdagangan melalui jalur laut, termasuk Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur air paling strategis di dunia dinilai sebagai salah satu bagian penting dari konektivitas ekonomi Iran dengan negara-negara lain.


Sebelumnya, Minggu (23/8/2026), melalui artikel di Financial Times, Bessent mengatakan melalui peluncuran operasi ekonomi terhadap Iran, maka AS telah memasuki tahap akhir konfliknya dengan negara tersebut.


Pada Kamis (20/8/2026), Presiden Trump mengumumkan peluncuran operasi ekonomi terhadap Iran dan menyebutnya sebagai isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, ia menegaskan, perubahan strategi menuju perang ekonomi terhadap Iran tidak berarti AS akan menghilangkan opsi tindakan militer. Orang nomor satu di AS juga mendesak negara-negara sekutu AS untuk bergabung dalam operasi Washington tersebut.


×
Berita Terbaru Update