-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Amerika Serikat (AS) selama beberapa pekan terakhir gencar mmendesak Uni Emirat Arab (UEA) untuk meningkatkan tekanan ekonomi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-21T18:08:25Z

 


Amerika Serikat (AS) selama beberapa pekan terakhir gencar mmendesak Uni Emirat Arab (UEA) untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

 

Menurut laporan The Wall Street Journal pada Kamis (20/8/2026), yang mengutip sejumlah sumber, desakan tersebut muncul di tengah upaya Pemerintahan Trump untuk memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran dan membatasi akses negara tersebut terhadap jalur perdagangan serta keuangan internasional.

 

Direktur Departemen Komunikasi Strategis Kementerian Luar Negeri UEA Afra Al Hameli, pada Selasa (18/8/2026) mengatakan UEA telah menghentikan aktivitas perdagangan dan keuangan dengan Iran.

 

Namun, menurut sumber yang dikutip The Wall Street Journal, sejumlah pejabat UEA khawatir strategi Washington untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran justru dapat berdampak terhadap perekonomian negara-negara Teluk.

 

Kekhawatiran tersebut terutama berkaitan dengan sektor ekonomi yang bergantung pada pariwisata dan perdagangan, bukan minyak.

 

Pada sisi lain, beberapa pejabat UEA disebut ingin tetap mempertahankan jalur komunikasi dengan Teheran. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi instrumen diplomatik apabila upaya AS untuk menekan perekonomian Iran tidak mencapai hasil yang diharapkan, mengutip Antara, Jumat (21/8/2026).

 

Sementara itu, Trump pada hari yang sama mengatakan Teheran telah menyia-nyiakan kesempatan untuk mencapai kesepakatan dengan Washington. Menurut Trump, kondisi tersebut mendorong AS melancarkan operasi ekonomi berskala besar terhadap Iran.

 

Pada Rabu (19/8/2026), Trump sebelumnya, mengumumkan apa yang disebutnya sebagai operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun. Presiden berusia 79 tahun itu bahkan memperingatkan keras negara-negara dan perusahaan yang membantu Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi berat dari Washington.

 

“Saya juga mengumumkan setiap negara yang mengizinkan lembaga keuangan, perusahaan, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat besar,” seru Trump.

×
Berita Terbaru Update