KecelakaKecelakaan beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka.
Kecelakaan melibatkan satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga,
Toyota Avanza, serta dua sepeda motor. Seluruh korban telah dievakuasi tim
gabungan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.
Kanit Gakum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan
mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks Isuzu yang mengangkut barang
kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.
Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga
mengalami kendala teknis hingga menabrak sejumlah kendaraan yang melaju dari
arah berlawanan.
“Alhamdulillah, tim
gabungan beserta rekan-rekan ambulans sudah melakukan evakuasi korban ke rumah
sakit,” ujarnya.
Menurutnya, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi
dan penumpang Toyota Avanza. Sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan
telah mendapatkan penanganan medis.
“Untuk korban luka ada sekitar sembilan, baik dari kendaraan
roda dua maupun kendaraan lainnya,” katanya.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, termasuk
dugaan truk mengalami rem blong. Petugas menggandeng Dinas Perhubungan serta
unsur terkait untuk memeriksa kendaraan dan memastikan faktor penyebab
kecelakaan.
“Untuk sampai saat ini kami masih menggandeng rekan-rekan
Dishub dan pihak lainnya untuk memastikan faktor-faktor apa penyebab dari
kecelakaan ini. Perkembangannya masih terus kami dalami,” jelasnya.
Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami
kerusakan. Beberapa korban sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus
dievakuasi petugas gabungan.
Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa
kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang diduga menjadi pemicu kecelakaan.
Arus lalu lintas Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya sempat mengalami
kemacetan akibat kecelakaan tersebut.
Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur
Puncak-Cianjur meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan
menurun. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan
dan menjaga jarak aman.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya di jalur Puncak, untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengikuti arahan petugas, serta menyesuaikan kondisi kendaraan dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.Kecelakaan beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka.
Kecelakaan melibatkan satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga,
Toyota Avanza, serta dua sepeda motor. Seluruh korban telah dievakuasi tim
gabungan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.
Kanit Gakum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan
mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks Isuzu yang mengangkut barang
kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.
Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga
mengalami kendala teknis hingga menabrak sejumlah kendaraan yang melaju dari
arah berlawanan.
“Alhamdulillah, tim
gabungan beserta rekan-rekan ambulans sudah melakukan evakuasi korban ke rumah
sakit,” ujarnya.
Menurutnya, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi
dan penumpang Toyota Avanza. Sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan
telah mendapatkan penanganan medis.
“Untuk korban luka ada sekitar sembilan, baik dari kendaraan
roda dua maupun kendaraan lainnya,” katanya.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, termasuk
dugaan truk mengalami rem blong. Petugas menggandeng Dinas Perhubungan serta
unsur terkait untuk memeriksa kendaraan dan memastikan faktor penyebab
kecelakaan.
“Untuk sampai saat ini kami masih menggandeng rekan-rekan
Dishub dan pihak lainnya untuk memastikan faktor-faktor apa penyebab dari
kecelakaan ini. Perkembangannya masih terus kami dalami,” jelasnya.
Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami
kerusakan. Beberapa korban sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus
dievakuasi petugas gabungan.
Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa
kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang diduga menjadi pemicu kecelakaan.
Arus lalu lintas Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya sempat mengalami
kemacetan akibat kecelakaan tersebut.
Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur
Puncak-Cianjur meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan
menurun. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan
dan menjaga jarak aman.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya di jalur
Puncak, untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengikuti arahan petugas, serta
menyesuaikan kondisi kendaraan dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.an beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya
Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,
Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan sembilan
lainnya luka-luka.
Kecelakaan melibatkan satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga,
Toyota Avanza, serta dua sepeda motor. Seluruh korban telah dievakuasi tim
gabungan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.
Kanit Gakum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan
mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks Isuzu yang mengangkut barang
kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.
Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga
mengalami kendala teknis hingga menabrak sejumlah kendaraan yang melaju dari
arah berlawanan.
“Alhamdulillah, tim
gabungan beserta rekan-rekan ambulans sudah melakukan evakuasi korban ke rumah
sakit,” ujarnya.
Menurutnya, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi
dan penumpang Toyota Avanza. Sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan
telah mendapatkan penanganan medis.
“Untuk korban luka ada sekitar sembilan, baik dari kendaraan
roda dua maupun kendaraan lainnya,” katanya.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, termasuk
dugaan truk mengalami rem blong. Petugas menggandeng Dinas Perhubungan serta
unsur terkait untuk memeriksa kendaraan dan memastikan faktor penyebab
kecelakaan.
“Untuk sampai saat ini kami masih menggandeng rekan-rekan
Dishub dan pihak lainnya untuk memastikan faktor-faktor apa penyebab dari
kecelakaan ini. Perkembangannya masih terus kami dalami,” jelasnya.
Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami
kerusakan. Beberapa korban sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus
dievakuasi petugas gabungan.
Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa
kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang diduga menjadi pemicu kecelakaan.
Arus lalu lintas Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya sempat mengalami
kemacetan akibat kecelakaan tersebut.
Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur
Puncak-Cianjur meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan
menurun. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan
dan menjaga jarak aman.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya di jalur
Puncak, untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengikuti arahan petugas, serta
menyesuaikan kondisi kendaraan dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.