-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Keluhan harga ban Bugatti Veyron yang mencapai 42.000 dolar AS atau sekitar Rp 670 juta untuk satu set akhirnya mendapat respons dari Bugatti. Harga tersebut dinilai terlalu tinggi, bahkan

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-24T18:59:40Z

 


Keluhan harga ban Bugatti Veyron yang mencapai 42.000 dolar AS atau sekitar Rp 670 juta untuk satu set akhirnya mendapat respons dari Bugatti. Harga tersebut dinilai terlalu tinggi, bahkan bagi pemilik hypercar yang memiliki kemampuan finansial untuk mengoleksi mobil seharga jutaan dolar AS.

 

Keluhan itu berkaitan dengan ban Michelin PAX yang menjadi perlengkapan bawaan Veyron. Setelah hampir dua dekade sejak hypercar tersebut diperkenalkan, Bugatti melalui divisi restorasi dan sertifikasinya, La Maison Pur Sang, menawarkan alternatif yang memungkinkan pemilik Veyron menggunakan ban berteknologi lebih modern dengan biaya penggantian yang jauh lebih rendah.

 

Langkah tersebut dilakukan dengan menghadirkan seperangkat velg baru berukuran 20 inci di depan dan 21 inci di belakang. Desainnya mengambil inspirasi dari velg original Veyron 'Machiavelli', sehingga perubahan tersebut tetap mempertahankan karakter visual hypercar yang pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 2000-an.

 

“Dengan velg baru tersebut, Veyron dapat menggunakan ukuran ban yang sama seperti Bugatti Chiron, yakni 285/30 ZR20 untuk roda depan dan 355/25 ZR21 di bagian belakang. Bugatti kemudian memasangkan Michelin Pilot Sport Cup 2, jenis ban yang juga digunakan pada sejumlah hypercar performa tinggi Bugatti, termasuk Chiron Super Sport dan W16 Mistral,” tulis Carscoops, Senin (24/8/2026).

 

Perubahan ini menjadi cukup signifikan jika dilihat dari sisi biaya kepemilikan. Harga satu set Michelin Pilot Sport 4S dengan ukuran yang digunakan pada Mistral di pasar saat ini berada di kisaran 3.595 dolar AS atau sekitar Rp 57 juta. Nominal tersebut memang tetap mahal jika dibandingkan dengan ban mobil biasa, tetapi nilainya hanya sebagian kecil dari biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti ban PAX pada Veyron.

 

Dari perspektif pemilik dan kolektor, solusi tersebut juga menunjukkan persoalan yang muncul ketika sebuah teknologi khusus berusia hampir 20 tahun mulai memasuki fase perawatan jangka panjang. Komponen yang pada awalnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan performa ekstrem Veyron kini justru menjadi salah satu bagian paling mahal dalam mempertahankan mobil tersebut tetap laik digunakan.

 

Meski demikian, solusi baru Bugatti bukan berarti pemilik bisa langsung membeli ban baru tanpa biaya tambahan. Mereka terlebih dahulu harus membeli seperangkat velg baru yang dirancang La Maison Pur Sang. Bugatti memang belum mengungkapkan harga resmi velg tersebut, tetapi biaya ini hanya perlu dikeluarkan satu kali.

 

BACA JUGA

 

208,5 Juta Warga Sudah Rekam KTP-el, 5,8 Juta Masih Tertinggal

Kondisinya berbeda dengan sistem PAX lama. Dalam sistem tersebut, velg harus diganti secara berkala setelah beberapa kali penggantian ban untuk memastikan keselamatan ketika Veyron digunakan pada kecepatan ekstrem yang dapat mencapai lebih dari 418 km per jam. Dalam jangka panjang, biaya keseluruhan sistem lama bahkan disebut dapat menembus 150.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,4 miliar.

 

Solusi tersebut pertama kali diperlihatkan kepada publik dalam ajang Monterey Car Week melalui unit khusus La Maison Pur Sang Veyron 20 Years. Proyek ini memperlihatkan bagaimana Bugatti berupaya mempertahankan keaslian Veyron sekaligus menyesuaikan teknologi pendukungnya dengan ketersediaan komponen modern di pasar.

 

Pada unit khusus tersebut, Bugatti menggunakan warna Rouge Rembrandt yang terinspirasi dari palet Tourbillon dan memadukannya dengan aksen Petrol Blue khas Chiron. Kabin mendapatkan balutan kulit Magnolia, sementara sejumlah detail turut diperbarui, termasuk kisi-kisi intake tiga dimensi, jahitan khusus Mocassin, serta sentuhan Côte de Genève pada konsol tengah.

 

Bugatti juga menyediakan konfigurator resmi bagi pemilik Veyron yang ingin melakukan personalisasi terhadap mobil mereka. Dengan pendekatan tersebut, keluhan harga ban Bugatti Veyron tidak hanya dijawab melalui penurunan biaya penggunaan ban, tetapi juga lewat pilihan komponen yang membuat hypercar legendaris tersebut lebih masuk akal untuk dipertahankan dalam jangka panjang.

×
Berita Terbaru Update