-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan industri kecil dan menengah (IKM), khususnya sektor pakaian jadi, alas kaki, dan alat olahraga, memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional

Selasa, 04 Agustus 2026 | Agustus 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-03T18:03:34Z

 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan industri kecil dan menengah (IKM), khususnya sektor pakaian jadi, alas kaki, dan alat olahraga, memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional. Selain menciptakan lapangan kerja, sektor ini juga meningkatkan nilai tambah industri dan mendorong pemberdayaan masyarakat.



Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, berdasarkan Buku Statistik Indonesia 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor pakaian jadi memiliki sekitar 594.000 unit industri kecil pada 2024 yang menyerap sekitar 1,2 juta tenaga kerja.


Sementara itu, subsektor kulit, produk kulit, dan alas kaki mencatat sekitar 53.000 unit industri kecil dengan jumlah tenaga kerja mencapai 205.000 orang.


"Sebagai bagian dari industri padat karya, IKM sektor pakaian jadi, alas kaki, dan alat olahraga memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, serta pemberdayaan masyarakat," kata Faisol, Senin (3/8/2026).


Pada sektor alat olahraga, berdasarkan data Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) dan BPS, terdapat 128 unit usaha pada 2024 yang menyerap 15.663 tenaga kerja. Faisol mengatakan, pelaku IKM mendominasi berbagai mata rantai industri alat olahraga nasional.


Selain itu, industri kosmetik juga terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jumlah industri kosmetik meningkat dari sekitar 1.500 unit pada 2025 menjadi 1.655 unit hingga Juli 2026. Lebih dari 87% di antaranya merupakan usaha kecil dan menengah.


"Hingga Juni 2026, jumlah produk kosmetik yang telah terdaftar di Badan POM tercatat melampaui 354.000 produk," ujarnya.


Untuk memperkuat daya saing IKM, Kemenperin terus membangun ekosistem industri yang lebih kolaboratif, khususnya pada subsektor pakaian jadi, alas kaki, dan alat olahraga.


Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), modernisasi teknologi dan peralatan produksi, penguatan standardisasi dan sertifikasi, hingga perluasan akses pasar serta kemitraan usaha.


Faisol menambahkan, pemerintah juga akan melanjutkan program restrukturisasi mesin dan peralatan produksi guna mempercepat transformasi teknologi di sektor IKM nasional.


"Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuat daya saing IKM agar semakin produktif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar domestik maupun global," pungkasnya.


×
Berita Terbaru Update