-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aljazair bergerak memperkuat hubungan bilateral dan menjajaki kerja sama ekonomi dengan sejumlah negara setelah memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab

Sabtu, 12 September 2026 | September 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T18:39:52Z

 


Aljazair bergerak memperkuat hubungan bilateral dan menjajaki kerja sama ekonomi dengan sejumlah negara setelah memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA).

 

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Aljazair yang disampaikan Kedutaan Besar Aljazair di Jakarta, Jumat (11/9/2026), Menteri Negara sekaligus Menteri Minyak dan Gas Aljazair Mohamed Arkab menggelar konferensi video dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood pada Kamis (10/9/2026).

 

Pertemuan tersebut membahas peluang kemitraan antara perusahaan minyak dan gas milik Aljazair, Sonatrach, dengan perusahaan Bangladesh. Kerja sama yang dijajaki mencakup sektor gas alam cair (LNG), gas minyak cair (LPG), produk minyak bumi, serta pengembangan infrastruktur terkait.

Pada hari yang sama, Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Promosi Ekspor Aljazair Kamel Rezig bertemu secara daring dengan Menteri Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan Laziz Kudratov.

 

Kedua pihak membahas pembentukan dewan bisnis bersama (joint business council) yang diharapkan dapat memperkuat komunikasi langsung antara pelaku ekonomi di kedua negara.

 

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka lebih banyak peluang investasi dan kemitraan sekaligus mendukung pelaksanaan proyek ekonomi dan komersial bersama.

 

Kedua menteri juga membahas penguatan hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral. Mereka bertukar pandangan mengenai langkah-langkah untuk meningkatkan sekaligus mendiversifikasi volume perdagangan berdasarkan potensi ekonomi masing-masing negara.

 

Aljazair-Oman Bahas Stabilitas Kawasan

Selain memperkuat kerja sama ekonomi, Aljazair juga meningkatkan koordinasi dengan Oman terkait stabilitas regional.

 

Menteri Negara sekaligus Menteri Luar Negeri, Komunitas Nasional di Luar Negeri, dan Urusan Kawasan Afrika Aljazair Ahmed Attaf melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Oman Badr bin Hamad Al-Busaidi pada Kamis (10/9/2026).

 

Keduanya membahas sejumlah isu yang menjadi kepentingan bersama, terutama perkembangan situasi di kawasan.

 

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak kembali menegaskan dukungan terhadap berbagai upaya untuk meredakan ketegangan dan mengedepankan solusi diplomatik demi menjaga keamanan serta stabilitas di seluruh kawasan.

 

Langkah Aljazair tersebut dilakukan setelah pemerintah negara itu pada Kamis (10/9/2026) menyatakan telah memutuskan hubungan diplomatik dengan UEA.

 

Seperti dilaporkan kantor berita Turki Anadolu, keputusan tersebut diambil setelah Aljazair menyatakan telah kehabisan langkah untuk mempertahankan hubungan bilateral dengan UEA.

 

Kementerian Luar Negeri Aljazair, sebagaimana disiarkan Algeria Press Service, menyatakan pihaknya selama ini senantiasa menahan diri dan memiliki rasa tanggung jawab yang kuat dalam merespons tindakan provokatif atau bermusuhan oleh UEA.

×
Berita Terbaru Update