Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) kembali menyiapkan
tindakan tegas terhadap sejumlah lembaga perbankan yang dinilai gagal mematuhi
ketetapan sanksi AS terhadap Iran.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pihaknya akan
mengumumkan sanksi baru terhadap sebuah bank dalam waktu dekat, disusul satu
bank lainnya pada pekan depan.
"Kami kemungkinan akan mengumumkan sanksi terhadap
sebuah bank pekan ini dan kami akan mengumumkan satu lagi pada pekan
depan," kata Bessent pada Selasa (1/9/2026).
Pekan lalu, Bessent memaparkan Operation Economic Outcast,
sebuah kampanye isolasi ekonomi yang menyasar Iran dan negara-negara sekutunya.
Langkah tersebut ditujukan untuk memblokir setiap sumber
pendapatan potensial yang dinilai dapat mendanai Iran.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi
melalui sebuah surat mendesak pimpinan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan
negara-negara anggota organisasi politik dunia tersebut untuk mengecam upaya
tekanan dan isolasi ekonomi terhadap Iran.
Sebelumnya, pada Jumat (28/8/2026), Departemen Keuangan AS
memutus akses cabang Banque Misr milik Mesir di Uni Emirat Arab dari sistem
keuangannya karena diduga bekerja sama dengan Iran.