-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) kembali menyiapkan tindakan tegas terhadap sejumlah lembaga perbankan yang dinilai gagal mematuhi ketetapan sanksi AS terhadap Iran.

Rabu, 02 September 2026 | September 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T18:15:49Z

 


Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) kembali menyiapkan tindakan tegas terhadap sejumlah lembaga perbankan yang dinilai gagal mematuhi ketetapan sanksi AS terhadap Iran.

 

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pihaknya akan mengumumkan sanksi baru terhadap sebuah bank dalam waktu dekat, disusul satu bank lainnya pada pekan depan.

 

"Kami kemungkinan akan mengumumkan sanksi terhadap sebuah bank pekan ini dan kami akan mengumumkan satu lagi pada pekan depan," kata Bessent pada Selasa (1/9/2026).

 

Pekan lalu, Bessent memaparkan Operation Economic Outcast, sebuah kampanye isolasi ekonomi yang menyasar Iran dan negara-negara sekutunya.

 

Langkah tersebut ditujukan untuk memblokir setiap sumber pendapatan potensial yang dinilai dapat mendanai Iran.

 

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui sebuah surat mendesak pimpinan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara anggota organisasi politik dunia tersebut untuk mengecam upaya tekanan dan isolasi ekonomi terhadap Iran.

 

Sebelumnya, pada Jumat (28/8/2026), Departemen Keuangan AS memutus akses cabang Banque Misr milik Mesir di Uni Emirat Arab dari sistem keuangannya karena diduga bekerja sama dengan Iran.

×
Berita Terbaru Update