-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ford Motor Company menarik kembali (recall) 86 unit Mustang Mach-E produksi 2023 hingga 2025 karena masalah pada battery energy control module (BECM).

Senin, 21 September 2026 | September 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-20T20:54:28Z

 


Ford Motor Company menarik kembali (recall) 86 unit Mustang Mach-E produksi 2023 hingga 2025 karena masalah pada battery energy control module (BECM). Kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga secara tiba-tiba dan meningkatkan risiko kecelakaan maupun kebakaran.

 

Ford menyebut kendaraan yang terdampak merupakan Mustang Mach-E yang sebelumnya telah menjalani perbaikan dan mendapatkan BECM pengganti. Modul baru tersebut gagal menginisialisasi kondisi pengisian baterai yang sebenarnya ketika dipasang.

 

Sebagai gantinya, sistem mengatur tingkat pengisian baterai (state of charge/SOC) pada posisi 100%. Kondisi ini dapat menyebabkan pembacaan kapasitas baterai tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

 

Ford memperingatkan kesalahan tersebut dapat memicu hilangnya tenaga secara tidak terduga saat kendaraan digunakan. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan masalah serius pada sistem tegangan tinggi yang dapat memicu kebakaran.

 

Untuk mengatasi masalah tersebut, Ford menginstruksikan jaringan diler melakukan pembaruan perangkat lunak pada BECM. Pemilik Mustang Mach-E yang terdampak dapat memperoleh perbaikan tanpa biaya.

 

Recall Mustang Mach-E ini terjadi tidak lama setelah Ford juga menghentikan sementara penjualan Mustang bermesin pembakaran internal (ICE) di Australia akibat masalah pada sistem kabel.

 

Kampanye tersebut mencakup 7.724 unit Mustang coupe dan convertible yang diproduksi pada Mei 2023 hingga Mei 2026. Hampir 500 unit di antaranya masih berada di diler sehingga tidak dapat dijual sebelum masalah diperbaiki.

 

Ford menyebut material heat-shrink berlebih di sekitar grounding eyelet pada wiring harness berpotensi memengaruhi fungsi tertentu pada kendaraan. Hingga kini, Ford belum menerima laporan insiden atau masalah terkait kerusakan tersebut di Australia.

 

Suku cadang untuk perbaikan diperkirakan baru tersedia di Australia pada Desember 2026. Dengan demikian, kendaraan yang terkena stop-sale di diler berpotensi tidak dapat dijual selama beberapa bulan.

 

Namun, Ford menegaskan kebijakan tersebut merupakan stop-sale, bukan perintah untuk menghentikan penggunaan kendaraan. Pemilik Mustang yang sudah menerima kendaraannya tetap dapat menggunakannya sembari menunggu perbaikan recall.

×
Berita Terbaru Update