-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Penyebab Akun WhatsApp Terblokir

Rabu, 02 September 2026 | September 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T18:49:46Z

 


WhatsApp dapat memberikan pembatasan terhadap akun ketika mendeteksi aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan penggunaan layanan.

 

Salah satu aktivitas yang dapat memicu pemblokiran adalah pengiriman pesan yang tidak diinginkan secara berulang serta penggunaan layanan untuk melakukan penipuan.

 

Pengiriman pesan dalam jumlah besar kepada orang yang tidak mengenal pengirim juga dapat dikategorikan sebagai spam. Risiko pemblokiran dapat semakin tinggi apabila banyak penerima memilih untuk memblokir atau melaporkan nomor tersebut.

 

WhatsApp memiliki kewenangan untuk memberikan pembatasan hingga menonaktifkan akun apabila ditemukan aktivitas yang melanggar ketentuan layanan. Bentuk tindakan yang diberikan dapat berbeda, tergantung pada jenis dan tingkat pelanggaran yang terdeteksi.

 

Akun WhatsApp Bisa Terblokir karena Kesalahan Sistem

Pemblokiran akun tidak selalu berarti pengguna terbukti melakukan pelanggaran. Pada awal Agustus 2026, sejumlah akun WhatsApp mengalami masalah yang menyebabkan akun terkunci dan masuk ke dalam proses peninjauan.

 

Dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), Meta mengakui masalah tersebut sebagai kesalahan sistem yang terjadi secara global. Kemkomdigi kemudian meminta WhatsApp mempercepat proses pemulihan akun pengguna yang terdampak.

 

Kemenkomdigi sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Meta pada Jumat (14/8/2026) untuk meminta penjelasan mengenai penonaktifan akun WhatsApp yang terjadi secara luas.

 

Dalam pertemuan dengan pemerintah, Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik Esther Samboh menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna WhatsApp di Indonesia yang kehilangan akses akibat masalah tersebut.

 

Esther menjelaskan gangguan tersebut merupakan persoalan teknis yang terjadi secara global dan tidak secara khusus menyasar pengguna di Indonesia. WhatsApp memastikan proses pemulihan akun yang terdampak terus dilakukan.

 

Bagi pengguna yang akunnya belum kembali normal, WhatsApp menyediakan mekanisme banding langsung melalui aplikasi.

 

"Pengguna bisa secara langsung melakukan banding di dalam aplikasi," ujar Esther.

 

Ia juga menyampaikan setiap pengajuan banding akan ditinjau WhatsApp dalam waktu kurang dari 24 jam. Kemenkomdigi meminta proses pemulihan tersebut dipercepat agar pengguna dapat kembali mengakses akunnya.

 

Cara Mengatasi Akun WhatsApp yang Terblokir

Pengguna yang mendapati akun WhatsApp terblokir dapat mengajukan peninjauan melalui aplikasi apabila opsi tersebut tersedia. Berikut ini tahapan yang dapat dilakukan.

 

1. Ketuk tombol minta tinjauan

Apabila tombol minta tinjauan muncul pada layar pemberitahuan pemblokiran, pengguna dapat memilih opsi tersebut untuk meminta WhatsApp melakukan pemeriksaan ulang terhadap akun.

 

WhatsApp menjelaskan, "Jika Anda merasa akun diblokir karena kesalahan, Anda dapat meminta peninjauan". Kutipan tersebut terdapat dalam informasi resmi WhatsApp mengenai pemblokiran akun.

 

Setelah permintaan dikirimkan, WhatsApp akan memeriksa aktivitas akun dan menyampaikan hasil pemeriksaan melalui aplikasi.

 

Pengguna tidak perlu mengirimkan permintaan yang sama berulang kali melalui jalur berbeda. Satu nomor telepon akan diperiksa berdasarkan pengajuan peninjauan yang masuk.

 

2. Tunggu hasil peninjauan

Setelah mengajukan peninjauan, pengguna perlu menunggu keputusan WhatsApp. Hasil pemeriksaan akan disampaikan melalui notifikasi pada aplikasi.

 

Pengajuan peninjauan tidak secara otomatis menjamin akun akan dipulihkan. Keputusan akhir mengenai status akun tetap berada pada WhatsApp berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

 

3. Ikuti petunjuk jika tombol minta tinjauan tidak tersedia

Tidak semua pemblokiran menyediakan opsi pengajuan peninjauan melalui aplikasi. Jika tombol minta tinjauan tidak tersedia setelah keputusan pemblokiran diberikan, pengguna perlu mengikuti informasi atau petunjuk yang ditampilkan langsung pada aplikasi.

 

Kondisi tersebut dapat menunjukkan pengguna tidak lagi memiliki jalur peninjauan melalui fitur tersebut. Oleh karena itu, langkah yang paling tepat adalah mengikuti prosedur resmi yang diberikan WhatsApp.

 

BACA JUGA

 

WhatsApp Perkuat Keamanan Akun, PIN 6 Digit Diganti Password

Hindari Tawaran Pemulihan Akun dari Pihak Tidak Resmi

Saat akun WhatsApp terkena pemblokiran, pengguna mungkin menemukan pihak yang mengeklaim dapat memulihkan akses dengan cepat.

 

Tawaran semacam ini perlu diwaspadai, terutama jika disertai permintaan uang, kode OTP, atau data keamanan akun.

 

Pemulihan akses akun merupakan kewenangan WhatsApp. Oleh karena itu, pihak di luar WhatsApp tidak dapat memastikan bahwa akun yang diblokir akan berhasil diaktifkan kembali.

 

Pengguna juga tidak boleh membagikan kode verifikasi enam digit, PIN verifikasi dua langkah, maupun informasi lain yang berkaitan dengan keamanan akun.

 

Jika informasi tersebut jatuh ke tangan orang lain, data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengambil alih akun.

 

Apabila membutuhkan pemeriksaan ulang, langkah yang lebih aman adalah menggunakan fitur peninjauan yang tersedia di aplikasi WhatsApp. Pengguna tidak perlu melibatkan jasa pihak ketiga yang menawarkan pemulihan akun dengan imbalan tertentu.

 

Cara Mencegah Akun WhatsApp Kembali Terblokir

Setelah akun berhasil dipulihkan, pengguna perlu menghindari aktivitas yang berpotensi dianggap melanggar ketentuan layanan WhatsApp.

 

Salah satunya dengan tidak mengirimkan pesan secara massal kepada nomor yang tidak memberikan persetujuan. Aktivitas pengiriman pesan yang dianggap sebagai spam dapat meningkatkan risiko akun mendapatkan pembatasan.

 

Pengguna juga sebaiknya tidak menggunakan aplikasi WhatsApp modifikasi atau versi yang tidak resmi. Aktivitas yang mengarah pada penipuan atau merugikan pengguna lain juga perlu dihindari.

 

Menggunakan aplikasi WhatsApp resmi menjadi salah satu langkah untuk menjaga keamanan akun sekaligus mengurangi risiko terkena pembatasan akibat penggunaan layanan tidak resmi.

 

Pengguna juga perlu membedakan pemblokiran akun oleh WhatsApp dengan pemblokiran yang dilakukan oleh kontak tertentu. Pemblokiran oleh kontak hanya membatasi interaksi dengan pengguna tersebut, sedangkan pemblokiran pada tingkat akun dilakukan oleh WhatsApp.

 

Pesan "Akun ini tidak bisa menggunakan WhatsApp", menunjukkan tindakan dilakukan pada tingkat akun oleh WhatsApp, bukan sekadar pemblokiran yang dilakukan oleh pengguna lain.

×
Berita Terbaru Update