-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Keberhasilan Misi OMC, Lanud Sjamsudin Noor Sukses Hadirkan Hujan Buatan di Langit Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 | Oktober 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T04:23:48Z

 


Banjarbaru - Titik terang dalam penanganan bencana kabut asap mulai membuahkan hasil nyata di atas langit Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pangkalan TNI AU (Lanud) Sjamsudin Noor (Sam) memegang peranan vital dalam menyukseskan gempuran udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang terencana secara presisi. Berkat kerja keras seluruh tim di darat dan para penerbang di udara, potensi awan hujan berhasil dipicu hingga membasahi wilayah-wilayah yang sebelumnya terkepung titik api dan polusi udara.


Kesuksesan menghadirkan hujan buatan tersebut diraih berkat pengawalan ketat operasional 5 pesawat TNI AU yang bergerak serentak dari Apron Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Minggu (25/10/2026). 


Lanud Sam mendukung penuh seluruh kebutuhan penerbangan, mulai dari penyiapan pasokan bahan bakar avtur hingga percepatan muat bahan semai di darat. Kelancaran rantai logistik udara ini menjadi kunci utama armada militer dapat mengejar momentum pembentukan awan secara optimal di target sasaran.


Misi udara digempur melalui koordinasi intensif armada NC-212/A-2107 (Myr Pnb Candra A.W.) dan NC-212i/A-2119 (Kpt. Pnb Edwin A.) yang menerbangkan 4 sortie penyemaian Dry Ice di Tenggara Palangkaraya. Penyemaian diperkuat oleh NC-212/A-2105 (Myr. Pnb Adam N. F.) yang menabur NaCl di Selatan Palangkaraya, serta ditutup aksi CN-295/A-2904 (Myr. Pnb Ryan P.) dan pesawat C-130/A-1328 (Myr. Pnb Matheus B. L.) yang membombardir wilayah Pulang Pisau, Katingan, Seruyan, hingga Kotawaringin Timur pada ketinggian 10.000–12.000 feet.


Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., mengapresiasi tinggi kerja keras seluruh personel yang berhasil mengawal operasi hingga memicu turunnya hujan di zona rawan. Danlanud menegaskan bahwa pangkalan udara akan terus menyiagakan seluruh alutsista dan fasilitas pendukung sampai ancaman Karhutla benar-benar tuntas. 


“Turunnya hujan adalah jawaban atas ikhtiar dan sinergi kita bersama di lapangan. TNI AU melalui Lanud Sjamsudin Noor tidak akan berhenti mengawal misi OMC ini sampai seluruh ruang udara Kalimantan benar-benar bersih dan bebas dari asap,” tegas Danlanud.


Keberhasilan menghadirkan hujan dalam misi OMC ini mengukuhkan efektivitas Lanud Sam sebagai Pangkalan utama operasi bencana udara di wilayah Kalimantan. Sinergi yang kuat antara kecermatan analisis cuaca, keandalan penerbang TNI AU, serta kesiapsiagaan personel darat terbukti mampu menekan titik api secara signifikan. Operasi ini menjadi wujud pengabdian tanpa batas TNI AU dalam mengayomi masyarakat, menjaga kesehatan lingkungan, serta melindungi kelestarian bumi Nusantara. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)

×
Berita Terbaru Update