-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan pembangunan jalan perbatasan Kalimantan sepanjang 2.300 kilometer rampung pada akhir 2028.

Jumat, 23 Oktober 2026 | Oktober 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-22T18:13:10Z

 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan pembangunan jalan perbatasan Kalimantan sepanjang 2.300 kilometer rampung pada akhir 2028. Target tersebut merupakan tindak lanjut arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.



"Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia itu sepanjang total kurang lebih 2.300 kilometer itu bisa selesai di akhir 2028,” ujar Dody Hanggodo dilansir dari Antara, Kamis (22/10/2026).


Dody mengunjungi Kabupaten Malinau untuk meninjau pembangunan jalan perbatasan, khususnya ruas yang menghubungkan Kabupaten Malinau dengan wilayah Krayan di Kabupaten Nunukan, yang berbatasan dengan Malaysia.


Dari hasil peninjauan tersebut, Dody menilai jalan yang dibangun masih kurang lebar. Karena itu, ia meminta agar jalan tersebut memenuhi standar jalan nasional dengan lebar 7 meter. “Saya lihat itu kurang lebar. Saya minta itu tadi distandarkan jalan nasional jadi lebar tujuh meter,” katanya.


Dody memastikan pembangunan jalan perbatasan tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2028 sesuai arahan Presiden Prabowo. “Karena sudah arahan bapak presiden juga,” kata Dody Hanggodo.


Ia menjelaskan, pembangunan jalan perbatasan sepanjang 2.300 kilometer itu membentang dari wilayah timur, utara, hingga barat Kalimantan. Jalur tersebut mencakup kawasan perbatasan di Kaltara, termasuk Krayan dan Apau Kayan.


 “Itu kita sebut sebagai Kalimantan Border, total 2.300 kilometer dari Kalimantan Timur, Kaltara dan Kalimantan Barat,” bebernya.


Dody optimistis pembangunan jalan tersebut dapat diselesaikan sesuai target karena mendapat dukungan berbagai lembaga dan kementerian, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Keuangan, serta TNI.


“Kita saling mendukung, Bappenas, Kementerian Keuangan juga mendukung. Saya kok yakin 2028 akhir selesai. Pak Panglima TNI juga mendukung untuk bisa membantu kita mempercepat proses pembangunannya,” ujarnya.


×
Berita Terbaru Update