-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Persijap Jepara kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Super League

Rabu, 21 Oktober 2026 | Oktober 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-20T17:59:08Z

 Persijap Jepara kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Selasa (20/10/2026) malam, Laskar Kalinyamat takluk 0-2.



Dua gol kemenangan Dewa United tercipta pada babak kedua. Nick Kuipers membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-79, sebelum Pedro menggandakan skor pada menit ke-90+2.


Hasil ini memperpanjang tren negatif Persijap. Dari enam pertandingan yang telah dijalani, tim asal Jepara tersebut belum meraih satu pun poin dan masih terpuruk di dasar klasemen sementara.


Sebaliknya, tambahan tiga poin membawa Dewa United naik ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin dari enam pertandingan.


Caretaker Persijap Jepara, Antonio Claudio, mengakui timnya datang dengan tekad mencuri poin. Namun, target tersebut belum tercapai meski para pemain telah berusaha menjalankan strategi yang disiapkan.


"Namun, ini bukan akhir dari segalanya. Kami akan bersiap lagi di pertandingan, di latihan, agar di laga berikutnya kami lebih baik lagi dan bisa mendapatkan poin, karena itulah yang sangat dibutuhkan," kata Antonio Claudio seusai pertandingan.


Antonio juga menyinggung insiden yang melibatkan pemain Persijap di lapangan. Menurutnya, pemainnya mengaku mendapat pukulan atau sikutan dalam kejadian yang berlangsung cepat tersebut.


Meski tidak secara langsung menyalahkan wasit, Antonio berharap perangkat pertandingan lebih jeli dalam mengambil keputusan.


Antonio menegaskan, pertandingan seharusnya berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap keputusan wasit tidak berpihak kepada salah satu tim.


Terlepas dari hasil pertandingan, Antonio tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang dinilai telah berusaha menjalankan instruksi dan strategi tim.


Menurutnya, Persijap mampu memberikan perlawanan dan menjaga pertahanan dengan cukup baik sebelum kebobolan pada menit ke-79. Namun, gol pertama Dewa United menjadi titik balik yang membuat tuan rumah semakin leluasa hingga memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu.


Untuk membangkitkan tim, Antonio berencana memperkuat pendekatan psikologis kepada para pemain. Ia menyadari rentetan kekalahan dapat memengaruhi kepercayaan diri, terlebih Persijap belum mampu mengamankan poin.


"Kami akan lebih banyak pendekatan secara psikologis supaya mereka lebih bangkit lagi, karena belum akhir dari segalanya," tegasnya.


Antonio mengingatkan, Persijap masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki keadaan selama kompetisi berlangsung. Evaluasi dan pembenahan akan dilakukan agar tim tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.


Ia juga berharap suporter tetap memberikan dukungan di tengah situasi sulit yang dihadapi tim. Menurutnya, perjuangan Persijap belum berakhir dan seluruh elemen tim harus terus berupaya keluar dari keterpurukan.


×
Berita Terbaru Update