Seluruh penumpang KMP Batumandi yang terbakar di perairan
Selat Sunda, sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026)
berhasil dievakuasi dengan selamat. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan
Meski demikian, enam penumpang harus dibawa ke rumah sakit
karena mengalami syok dan terkilir.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo
memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal saat proses evakuasi. Sementara
itu, petugas berhasil memadamkan api yang membakar kapal sekitar pukul 21.30
WIB setelah melakukan pemadaman hingga malam hari.
Sebanyak empat kapal pemadam dikerahkan untuk menangani
kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan
selamat, meskipun ada enam penumpang yang harus dibawa ke rumah sakit akibat
mengalami luka ringan,” ujar Heru Widodo.
Heru mengatakan, penyebab kebakaran KMP Batu Mandi hingga
kini belum dapat dipastikan. ASDP masih menunggu penyelidikan yang akan
dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama pihak
berwenang.
“Untuk penyebab kebakaran dan asal api, kami belum dapat
memastikan karena masih harus menunggu penyelidikan dari pihak KNKT.
Penyelidikan sendiri baru akan dilakukan setelah api yang membakar kapal
sepenuhnya padam,” tambahnya.
Selain memastikan keselamatan penumpang, ASDP juga
menyiapkan kendaraan untuk mengantarkan para penumpang ke rumah masing-masing
setelah proses evakuasi selesai.
“Kami telah menyiapkan kendaraan untuk mengantarkan seluruh
penumpang ke rumah masing-masing,” tutupnya.
Hingga Selasa malam, penanganan kebakaran KMP Batu Mandi
berlanjut setelah api berhasil dipadamkan. Adapun penyebab pasti kebakaran
masih menunggu hasil penyelidikan dari KNKT dan pihak berwenang.
