WhatsApp mulai menguji fitur baru bernama Restricted Chat
untuk sejumlah pengguna yang mengikuti program beta di perangkat Android dan
iOS.
Fitur tersebut dikembangkan sebagai peningkatan dari Advanced Chat Privacy. Restricted Chat memberikan lapisan privasi tambahan dengan membatasi sejumlah aktivitas yang dapat dilakukan pengguna dalam percakapan.
Menurut laporan WABetaInfo, dikutip Minggu (4/10/2026),
fitur Restricted Chat tersedia bagi sebagian pengguna WhatsApp beta melalui
versi 2.26.36.4 untuk Android dan 26.39.10.20 untuk iOS.
Apa Itu Restricted Chat di WhatsApp?
Restricted Chat merupakan fitur opsional yang tidak otomatis
aktif di semua percakapan. Pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui
halaman informasi chat.
Setelah Restricted Chat diaktifkan, WhatsApp akan
menampilkan pemberitahuan di dalam percakapan dan menerapkan empat pembatasan
terhadap aktivitas pengguna.
Berikut empat pembatasan yang diterapkan:
Media tidak dapat disimpan secara otomatis ke perangkat
pengguna.
Percakapan tidak dapat diekspor dari WhatsApp.
Fitur Meta AI tidak dapat digunakan dalam percakapan yang
dilindungi Restricted Chat.
Perangkat tertaut tidak dapat digunakan untuk mengakses
percakapan tersebut.
WhatsApp menyebut pembatasan perangkat tertaut membantu
mencegah pengguna mengakses percakapan melalui aplikasi tidak resmi atau agen
AI.
Meski Restricted Chat diaktifkan, WhatsApp memastikan pesan
dan panggilan dalam percakapan tetap dilindungi dengan enkripsi end-to-end.
Perlindungan tersebut juga tetap berlaku meskipun fitur Restricted Chat tidak
digunakan.
Saat ini, Restricted Chat baru tersedia secara terbatas bagi
pengguna WhatsApp beta di Android dan iOS. WhatsApp belum mengungkapkan kapan
fitur tersebut akan dirilis secara resmi untuk seluruh pengguna.
Pengguna yang ingin mencoba Restricted Chat untuk saat ini
harus mengikuti program beta WhatsApp dan menggunakan versi aplikasi yang
mendukung fitur tersebut.