-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung kegiatan pemeriksaan barang impor di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak dan fasilitas Kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya,

Rabu, 12 November 2025 | November 12, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-11T19:49:53Z

 



Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung kegiatan pemeriksaan barang impor di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak dan fasilitas Kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya, Selasa (11/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan prosedur pemeriksaan barang berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kelancaran arus logistik nasional.

Dalam kunjungan ke Tanjung Perak, Purbaya meninjau proses pemeriksaan fisik kontainer dan pencocokan antara dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) dengan isi barang. Ia menilai pelaksanaan di lapangan berjalan baik dan sesuai prosedur.

“Saya melihat langsung proses pemeriksaan kontainer, hasilnya bagus,” ujar Purbaya dalam keterangannya pada Selasa (11/11/2025).

Selain itu, ia juga memantau pengoperasian alat pemindai kontainer (container scanner) yang baru dioperasikan sekitar dua minggu lalu.

Menurutnya, penerapan teknologi ini akan membantu memperkuat efisiensi pemeriksaan di pelabuhan.

“Meskipun belum sempurna, saya yakin alat ini akan semakin meningkatkan dan mempercepat kemampuan pegawai Bea dan Cukai dalam melakukan pemeriksaan barang,” tambahnya.

Purbaya menegaskan, modernisasi sistem pengawasan melalui penggunaan teknologi informasi merupakan bagian penting dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan Bea Cukai.

Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Untuk teman-teman Bea dan Cukai, semangat. Anda ada di titik terdepan untuk menjaga keutuhan integritas pasar dalam negeri dari produk-produk ilegal,” tuturnya.

Purbaya menilai, peran Bea dan Cukai bukan hanya sebagai penjaga penerimaan negara, tetapi juga sebagai garda depan dalam melindungi industri nasional dari potensi kecurangan dan penyelundupan.

Dalam kunjungan lanjutan ke KBLBC Kelas II Surabaya, Purbaya meninjau fasilitas laboratorium yang berfungsi untuk melakukan pengujian dan identifikasi barang secara laboratoris.

Menurutnya, unit ini memiliki peran strategis dalam mendukung akurasi pemeriksaan dan penegakan hukum kepabeanan.

“KBLBC Kelas II Surabaya merupakan salah satu unit pendukung teknis yang memegang peran penting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Bea dan Cukai,” ujar Purbaya.

Ia menambahkan, laboratorium tersebut kini telah dilengkapi sarana dan prasarana yang responsif gender, guna memastikan lingkungan kerja yang inklusif, nyaman, dan bebas diskriminasi bagi seluruh pegawai.

Purbaya menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan profesionalisme jajaran Bea Cukai, terutama di tengah meningkatnya tantangan global dalam arus perdagangan dan potensi pelanggaran impor.

“Saya mengapresiasi kerja keras dan komitmen seluruh pegawai Bea dan Cukai. Tugas Anda berat, tapi krusial dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional,” ucapnya.

Purbaya berharap, kombinasi antara profesionalisme, integritas, dan modernisasi teknologi akan menjadikan Bea Cukai semakin efektif dalam mendukung transformasi logistik dan industri nasional.

×
Berita Terbaru Update