Meski masa libur Tahun Baru 2026 akan segera berakhir, namun
hingga Jumat (2/1/2026) malam kawasan Malioboro, Yogyakarta, terlihat masih
dipadati wisatawan.
Dari penampakan pengunjung yang didominasi wisatawan domestik
banyak terlihat santai berjalan kaki menikmat pusat kota, sementara arus
kendaraan di sekitar kawasan tetap cukup padat.
Berdasarkan data Smart Road Safety Policing Province
Yogyakarta, selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Malioboro
kembali menjadi pusat pergerakan manusia di Yogyakarta. Lonjakan jumlah
pengunjung mulai terjadi sejak Sabtu (20/12/2025) dan terus meningkat menjelang
akhir tahun.
Puncak pergerakan manusia tercatat pada Minggu (28/12/2025)
dengan jumlah mencapai 272.124 orang. Sementara itu, pada malam pergantian
tahun, Rabu (31/12/2025), tercatat pergerakan manusia di kawasan Malioboro
mencapai 231.357 orang, menunjukkan tingginya minat wisatawan merayakan malam
Tahun Baru 2026 di jantung Kota Yogyakarta.
Memasuki hari pertama Tahun Baru 2026, jumlah pergerakan
manusia tetap tinggi. Pada Kamis (1/1/2026), tercatat sebanyak 191.276 orang
beraktivitas di kawasan Malioboro, menandakan kawasan ini tetap menjadi
destinasi utama meski momentum puncak perayaan telah terlewati.
Guna mengantisipasi kepadatan, petugas kepolisian setempat
bersama instansi terkait menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional,
terutama pada malam hari. Sejumlah ruas jalan di sekitar Malioboro juga
diberlakukan pengalihan arus jika lalu lintas padat, untuk mengurangi kemacetan
serta memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan.