Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor
Sianipar mengungkap rencana mengejutkan. Ia menyebut Indonesia telah mengajukan
bidding untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan momentum sebagai
tuan rumah Piala Asia Futsal 2026. Turnamen itu menjadi ajang pembuktian
kemampuan Indonesia sebagai penyelenggaraan turnamen internasional.
“Bidding-nya sudah kita submit, tetapi memang belum ada
keputusan dari FIFA. Kami berharap kesuksesan Piala Asia Futsal 2026 ini bisa
memperkuat argumen bahwa Indonesia juga siap menjadi tuan rumah Piala Dunia,”
kata Michael, dilansir dari Antara, Minggu (25/1/2026).
Selain membidik Piala Dunia, FFI juga ingin mendorong
pertumbuhan futsal di Asia melalui diplomasi olahraga. Pada 29 Januari
mendatang, Indonesia akan menggelar pertemuan dengan federasi-federasi futsal
se-Asia selama penyelenggaraan Piala Asia Futsal.
“Sudah belasan federasi yang mengonfirmasi hadir. Kami ingin
membicarakan penyusunan kesepahaman dan blue print pembangunan futsal Asia,
serta mendorong agar event futsal di tingkat Asia bisa lebih banyak,” ujar
Michael.
Dalam forum tersebut, Indonesia juga akan mengusulkan agar
futsal mendapat tempat di ajang multi cabang olahraga besar seperti Asian Games
hingga Olimpiade. Michael menekankan langkah ini perlu dilakukan bersama
negara-negara Asia lain.
“Kami tidak bisa bergerak sendiri. Perlu meyakinkan dan
mengajak komunitas futsal di negara-negara lain, setidaknya di Asia, untuk memajukan
futsal bersama,” katanya.
FFI juga mengusung filosofi “satu keluarga” sebagai landasan
pengembangan futsal nasional. Menurut Michael, tagline ini mencerminkan
pandangan bahwa futsal Indonesia dibangun oleh banyak pihak, mulai dari
federasi, klub, akademi, sekolah, hingga pelatih.