-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Memasuki tahun pertama masa jabatan keduanya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menggebrak tatanan domestik dan global

Rabu, 21 Januari 2026 | Januari 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-20T19:50:47Z

 


Memasuki tahun pertama masa jabatan keduanya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menggebrak tatanan domestik dan global dengan kebijakan yang agresif. Sejak pelantikannya pada 20 Januari 2025 di Capitol Hill, Trump menegaskan bahwa "zaman keemasan Amerika" telah dimulai dengan prinsip utama, America first.

"Zaman keemasan Amerika dimulai hari ini. Mulai hari ini dan seterusnya, negara kita akan kembali makmur dan dihormati di seluruh dunia," ujar Trump dalam pidato pelantikannya.

Tidak membuang waktu, Trump menandatangani sekitar 200 dokumen termasuk perintah eksekutif dan memorandum hanya pada hari pertama. Menurut data American Presidency Project, total tindakan eksekutif Trump sepanjang 2025 mencapai 229 perintah eksekutif, melampaui catatan masa jabatan pertamanya sendiri maupun pemerintahan Biden sebelumnya.

Joseph Grogan, mantan direktur Dewan Kebijakan Dalam Negeri AS, menilai kecepatan ini luar biasa. "Pemerintahan Trump memulai dengan sangat baik. Mereka menetapkan kecepatan aksi yang luar biasa di setiap bidang," ujarnya.

Restrukturisasi dan Imigrasi Ketat

Di dalam negeri, Trump melakukan perampingan besar-besaran. Sekitar 300.000 pegawai negeri sipil diberhentikan seiring penutupan berbagai lembaga federal. Di sektor energi, subsidi untuk energi terbarukan dipangkas demi menggenjot produksi minyak dan gas.

Namun, fokus paling tajam tertuju pada imigrasi. Dengan anggaran mencapai US$ 170 miliar, pemerintah menargetkan deportasi satu juta imigran per tahun. Berdasarkan data Departemen Keamanan Dalam Negeri per Desember 2025, lebih dari 605.000 orang telah dideportasi, sementara 1,9 juta lainnya meninggalkan AS secara sukarela.

×
Berita Terbaru Update