Persis Solo kembali gagal meraih kemenangan di BRI Super
League 2025/2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim tamu PSBS Biak di Stadion
Manahan, Solo, Sabtu.
Hasil tersebut membuat Persis hanya menambah satu poin di posisi juru kunci klasemen dengan koleksi 13 poin dari 22 pertandingan. Raihan satu poin ini adalah yang ketiga kalinya mereka raih secara beruntun setelah ditahan PSIM Yogyakarta 0-0 dan Madura United 2-2.
Satu poin ini juga membuat Persis menjadi satu-satunya tim
yang belum pernah meraih kemenangan di laga kandangnya musim ini, dengan empat
seri dan tujuh kekalahan, dari 11 pertandingan.
Sebanyak dua kemenangan yang sejauh ini dipetik Persis
diraih pada laga tandang, yaitu ketika mengalahkan Madura United 2-1 pada 9
Agustus 2025 dan saat menekuk Semen Padang 3-2 pada 11 Januari 2026.
Persis yang bermain di hadapan pendukung sendiri, memimpin
lebih dulu melalui gol dari Dimitri Lima pada menit ke-30. Ini adalah gol
pertama Dimitri setelah ia datang di putaran kedua dari klub Korea Selatan,
Hwaseong FC.
Tim tuan rumah yang bermain cukup baik berupaya menambah gol
di sisa waktu babak pertama, namun skor 1-0 menjadi akhir kedua tim menuju
turun minum.
Pada babak kedua, sang pencetak gol Dimitri ditarik keluar
untuk digantikan Dejan Tumbas pada menit ke-59. Pelatih Persis Milomir Seslija
juga memberikan debut kepada Febri Hariyadi yang menggantikan Alfriyanto Nico.
Masuknya Febri membuat dimensi serangan Persis lebih kuat.
Beberapa kali situasi berbahaya datang dari aksi-aksi pemain pinjaman dari
Persib Bandung itu, salah satunya pada menit ke-76 saat dia memimpin serangan
tiga lawan dua, tetapi tembakan kaki kirinya masih diblok oleh pemain PSBS.
Saat Persis terlihat buntu untuk mencetak gol kedua, PSBS
memanfaatkan itu dengan baik. Berawal dari kesalahan umpan dari Zanadin Fariz
di area sendiri, bola didapatkan oleh Pablo Andrade yang terbebas di sisi kiri.
Bek kiri asal Brasil itu kemudian melakukan umpan silang
yang ditanduk dengan keras oleh Luquinhas. Tandukan pemain nomor 10 itu
berhasil membuat kiper Persis, Vukasin Vranes, tidak berkutik. Skor pun imbang
1-1 pada menit ke-80.
Di sisa waktu babak kedua, Persis yang mencari tiga poin,
berusaha membobol gawang PSBS yang dikawal Kadu. Namun, sayangnya
peluang-peluang yang didapatkan Laskar Sambernyawa itu, termasuk sundulan
Arkhan Kaka pada menit ke-90+1, masih dimentahkan oleh kiper asal Angola
tersebut.
Skor 1-1 pun bertahan hingga akhir laga. Saat satu poin ini
tak terlalu berarti untuk tim tuan rumah, sebaliknya hasil imbang ini sangat
berharga untuk PSBS yang berjuluk Laskar Badai Pasifik karena membuat mereka
tak masuk zona degradasi setelah mengoleksi poin yang sama dengan Persijap
Jepara di posisi ke-16.