Presiden Prabowo Subianto disebut berjanji Indonesia akan
keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace, jika ke depannya lembaga
tersebut tak memberi kebaikan bagi Palestina. Hal tersebut disampaikan oleh
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar di Istana Kepresidenan
Jakarta.
Anwar menjelaskan, MUI akan mendukung keanggotaan Indonesia
dalam Board of Peace jika tujuan utamanya untuk kepentingan kemanusiaan.
"Nah sepanjang komitmen untuk kemaslahatan, kenapa
tidak? Kan ada janji kalau memang tidak bermaslahat akan keluar," kata
Anwar seusai pertemuan bersama Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, pada
Selasa (3/2/2026).
Ia mengatakan, dalam pertemuan bersama sejumlah organisasi
masyarakat (ormas) Islam tersebut, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia
memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui Board of Peace.
"Komitmen presiden yang pertama ingin benar-benar
berjuang di dalam Dewan Perdamaian ini untuk kemerdekaan Palestina secara utuh
dan berdaulat secara penuh. Di sisi lain, komitmen beliau akan berjuang melalui
Dewan Perdamaian ini untuk membantu penderitaan orang Palestina di Gaza,"
jelasnya.
Anwar menambahkan, Prabowo juga menekankan bahwa melalui
lembaga bentukan Amerika Serikat yang bekerja sama dengan negara-negara Islam
lainnya tersebut, Indonesia akan berjuang demi perdamaian dunia.
"Apabila di kemudian hari ternyata tidak memberi
kemaslahatan dan kebaikan organisasi ini kepada Palestina, kepada perdamaian
dunia, maka seluruh negara-negara Islam yang berkumpul di situ akan keluar dari
Board of Peace," tegasnya
Sebelumnya, MUI meminta pemerintah untuk mempertimbangkan
kembali keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace. MUI meminta Prabowo agar
Indonesia menarik diri dari keanggotaan lembaga tersebut.
Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menilai bergabungnya
Indonesia ke dalam Board of Peace keputusan yang tidak berpihak kepada
Palestina.
"Indonesia bergabung dengan Board of Peace itu jelas
tidak berpihak kepada Palestina," kata Waketum MUI KH Cholil Nafis dalam
akun X pribadinya, Rabu (28/1/2026).