PT Jasaraharja Putera, anak usaha BUMN PT Jasa Raharja,
menjadi perusahaan asuransi dengan pangsa pasar (market share) terbesar di
industri Suretyship nasional, yakni sebesar 33,92 persen pada 2025.
Suretyship adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan
jaminan atas kemampuan principal (penyedia jasa/kontraktor) dalam melaksanakan
kewajiban sesuai perjanjian pokok antara principal dengan obligee (pemilik
proyek)).
“Pencapaian pangsa pasar lebih dari 21 persen dan posisi
peringkat pertama di industri bukan semata-mata angka, melainkan refleksi dari
kepercayaan yang diberikan oleh para mitra dan pemangku kepentingan kepada PT
Jasaraharja Putera,” ujar Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris dalam
keterangan resmi di Jakarta, Minggu.
Ia menuturkan lini usaha Suretyship juga memberikan
kontribusi signifikan terhadap total portofolio premi perseroan sebesar 38,38
persen.
Berdasarkan laporan kinerja yang belum diaudit (unaudited),
perusahaan mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp1,6 triliun sepanjang
2025, atau meningkat 10 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Selain besarnya pangsa pasar, Abdul mengatakan bahwa
pencapaian positif perseroan pada lini usaha Suretyship juga tercermin dari
loss ratio yang cukup rendah sebesar 5,50 persen.
Ia menyatakan, hal tersebut menunjukkan efektivitas strategi
underwriting, ketepatan analisis risiko, serta manajemen klaim yang dijalankan
secara konsisten.
Kinerja tersebut juga mencerminkan keseimbangan yang sehat
antara pertumbuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian (prudent risk management).
Abdul menuturkan, pihaknya berkomitmen terus memperkuat
Suretyship sebagai salah satu pilar utama bisnis perusahaan, seiring
meningkatnya kompleksitas proyek dan kebutuhan akan kepastian hukum serta
finansial.
Perusahaan terus meningkatkan penetrasi pasar, mengembangkan
produk yang adaptif terhadap kebutuhan sektor-sektor strategis, serta
memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, BUMN dan pelaku usaha nasional.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam
mendorong tata kelola proyek yang transparan, akuntabel dan berdaya saing.
“Kami secara konsisten menjaga kualitas layanan, memperkuat
ketepatan analisis risiko, serta memastikan setiap produk Suretyship yang kami
terbitkan memberikan kepastian, perlindungan dan nilai tambah bagi pelaksanaan
proyek,” kata Abdul Haris.