-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Salah Pilih Aki Bisa Ganggu Mobil Listrik, Massiv Beri Solusi,Pemilik mobil listrik tidak bisa sembarangan memilih aki 12V.

Rabu, 04 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T19:27:09Z

Salah Pilih Aki Bisa Ganggu Mobil Listrik, Massiv Beri Solusi,Pemilik mobil listrik tidak bisa sembarangan memilih aki 12V. Komponen ini berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem elektronik kendaraan listrik dan jika salah pilih, risikonya bisa berdampak pada efisiensi hingga keawetan baterai utama.

Di tengah pertumbuhan populasi mobil listrik di Indonesia, masih banyak pengguna yang menganggap aki 12V sama seperti aki mobil konvensional. Padahal, pada kendaraan Battery Electric Vehicle (BEV), aki 12V berfungsi sebagai sumber daya bagi berbagai perangkat penting seperti lampu, sistem audio, head unit, hingga modul kontrol elektronik.

GliaStudios

PT Wacana Prima Sentosa, pemegang merek aki Massiv, menilai kesalahan pemilihan aki berpotensi menimbulkan masalah serius pada mobil listrik. Fluktuasi tegangan yang tidak stabil dari aki konvensional dapat mengganggu sistem elektronik dan memengaruhi kinerja kendaraan secara keseluruhan.

“Kami melihat masih banyak pemilik mobil listrik yang belum menyadari bahwa aki 12V pada BEV membutuhkan spesifikasi dan teknologi berbeda. Karena itu, kami menghadirkan Massiv Thunder EV sebagai aki yang didedikasikan khusus untuk mobil listrik murni,” ujar Direktur PT Wacana Prima Sentosa, Austin Wanandi, Selasa (3/2/2026).

 

Aki Massiv Thunder EV dirancang untuk memberikan tegangan yang stabil sehingga perangkat elektronik kendaraan listrik dapat bekerja optimal dan aman dari dampak fluktuasi output baterai utama yang bertegangan tinggi. Stabilitas ini berpengaruh langsung pada efisiensi energi dan performa kendaraan.

Chief Public Relations Officer PT Wacana Prima Sentosa, Tumenggung Prabowo, menjelaskan bahwa meningkatnya pengguna mobil listrik membuat kebutuhan akan aki khusus BEV menjadi semakin relevan.

“Pengguna mobil listrik di Indonesia terus bertambah, dan kehadiran Massiv Thunder EV menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan aki yang benar-benar sesuai dengan karakter kendaraan listrik,” katanya.

Dari sisi teknis, sistem manajemen daya kendaraan atau Vehicle Power Control Unit bekerja lebih efisien ketika didukung aki dengan tegangan stabil. Distribusi energi antara aki 12V, baterai utama, dan sistem elektronik menjadi lebih seimbang, sehingga mengurangi risiko gangguan operasional.

Direktur Operasional PT Trimitra Baterai Prakasa, Gede Oka Yunihartawan, selaku manufaktur Aki Massiv, menyebut Massiv Thunder EV dirancang dengan formula khusus agar lebih mudah saat charging tanpa membebani baterai utama. “Formulasi ini membantu menjaga keawetan baterai utama mobil listrik,” ujarnya.

Ia menambahkan, material sel baterai Massiv Thunder EV menggunakan konduktor dengan daya hantar tinggi serta kapasitas besar, sehingga lebih tahan lama dan aman untuk penggunaan jangka panjang. Dalam pengujian internal, performanya bahkan menunjukkan hasil hingga dua kali lebih baik dibanding aki biasa pada uji Depth of Discharge.

Dengan kombinasi tegangan stabil, efisiensi tinggi, dan kapasitas besar, Massiv Thunder EV tidak hanya menjadi solusi untuk menghindari masalah akibat salah pilih aki, tetapi juga mendukung ekosistem kendaraan listrik dan pengembangan teknologi new energy mobility di Indonesia.


×
Berita Terbaru Update