Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh mengimbau
seluruh WNI di wilayah Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik dan
meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili
masing-masing.
Hal itu disampaikan KBRI Riyadh sehubungan dengan meningkatnya
dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Lewat unggahannya di medsos X pada Sabtu, KBRI juga meminta
para WNI untuk memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya dan mematuhi
arahan dan imbauan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
WNI di negara tersebut juga diimbau untuk melakukan lapor
diri ke KBRI Riyadh melalui laman https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html.
Mereka juga diimbau untuk bergabung dalam grup WhatsApp
resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing dan diminta menyiapkan dan
menyimpan dokumen penting, seperti paspor, iqama (izin tinggal), dan identitas
lainnya, baik dalam bentuk fisik maupun digital agar mudah diakses jika sewaktu-waktu
diperlukan.
"WNI diminta untuk menunda perjalanan yang tidak
mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi
keamanan. Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera
menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal
dan status penerbangan," demikian menurut pernyataan KBRI Riyadh.
Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI
Riyadh di nomor Whatsapp +966 569173990.
KBRI Riyadh menyatakan akan terus memantau perkembangan
situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait.