Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Badan
Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dalam menangkal hoaks dan disinformasi terkait
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan setiap langkah penanganan
didasarkan pada fakta dan kewenangan yang tepat.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi
Alexander Sabar menjelaskan, kolaborasi antar lembaga ini merupakan sinergi
strategis yang berfokus pada penguatan koordinasi dan integrasi mekanisme yang
telah berjalan.
"Sinergi ini memungkinkan respons terhadap suatu isu
dilakukan secara akurat dan proporsional, sekaligus memastikan setiap langkah
penanganan didasarkan pada fakta dan kewenangan yang tepat," kata
Alexander dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, Kemkomdigi melalui Direktorat Jenderal
Pengawasan Ruang Digital menjalankan fungsi pengawasan ruang digital melalui
penanganan konten yang melanggar hukum.
Sementara BGN berperan sebagai otoritas substansi yang
menyediakan data, informasi, dan klarifikasi resmi untuk mendukung proses
verifikasi.
"Dengan demikian, bentuk kerja sama ini menitikberatkan
pada koordinasi cepat, verifikasi berbasis data, serta respons yang
terintegrasi untuk menjaga ruang digital tetap sehat dan terpercaya," ujar
Alexander.
Dia menjelaskan, Kemkomdigi melaksanakan tugas pengawasan
dan penindakan dalam mencegah penyebaran hoaks terkait Program MBG melalui
penanganan konten ilegal dengan bekerja sama dengan kementerian dan instansi
terkait.
Kemkomdigi juga secara aktif merilis konten yang sudah
diidentifikasi sebagai hoaks melalui laman resmi komdigi.go.id agar masyarakat
memperoleh informasi yang akurat dan berbasis data.
Selain itu, masyarakat juga dilibatkan secara aktif melalui
kanal pelaporan resmi di aduankonten.id atau email aduankonten@komdigi.go.id,
serta Sistem Aduan Instansi bagi kementerian/lembaga untuk pengajuan pemblokiran
yang lebih responsif.
"Setiap konten yang terverifikasi sebagai disinformasi
terkait MBG akan segera ditindaklanjuti dengan klarifikasi publik atau tindakan
teknis lainnya untuk mencegah penyebaran yang lebih luas," kata Alexander.
Diketahui, Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi
bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) guna menangkal hoaks
dan disinformasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menyatakan
penguatan narasi berbasis data dan fakta menjadi prioritas BGN di tengah
derasnya arus informasi digital. Menurutnya, program strategis nasional seperti
MBG harus dikawal dengan komunikasi yang transparan dan responsif.
"Program MBG menyangkut kepentingan masyarakat luas,
sehingga informasi yang beredar harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kami bersinergi dengan Kemkomdigi untuk memastikan ruang digital tetap sehat
dari hoaks dan disinformasi," kata Hidayati.