-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB mencatatkan penyaluran kredit

Selasa, 17 Maret 2026 | Maret 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-16T19:52:11Z

 

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB mencatatkan penyaluran kredit termasuk pembiayaan senilai Rp140,7 triliun sepanjang tahun 2025.

 


Penyaluran kredit perseroan dikontribusikan dari anak perusahaan senilai Rp28,8 triliun dan bank only senilai Rp111,9 triliun.

"Pada bank only, segmen kredit konsumer tetap menjadi kontributor utama dengan outstanding mencapai Rp74,8 triliun," ujar Corporate Secretary Bank BJB Herfinia dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Herfinia memastikan, kualitas aset pada segmen kredit konsumer terjaga baik, dengan tingkat Non-Performing Loan (NPL) rendah dan margin yang sehat.

"Potensi pertumbuhan juga tetap terbuka seiring peningkatan jumlah pegawai P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Jawa Barat dan Banten yang mencapai sekitar 504.000 orang pada Juni 2025, sehingga memperluas basis pasar payroll Bank BJB," ujar Herfinia.

Ia melanjutkan, transformasi digital perseroan juga terus dipercepat melalui pengembangan platform KGB Pisan.

Sejak memperoleh izin pengembangan layanan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada November 2025, platform tersebut mendukung pengajuan kredit baru secara end-to-end digital bagi nasabah payroll perseroan.

"Proses kredit yang sepenuhnya digital turut meningkatkan produktivitas dan skalabilitas bisnis konsumer," ujar Herfinia.

Herfinia memastikan, perseroan tetap melakukan ekspansi secara terukur pada segmen korporasi dan komersial yang difokuskan pada proyek berbasis ekosistem daerah, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sepanjang tahun 2025, perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp1,15 triliun.

"Momentum perbaikan kinerja triwulan IV-2025 juga berlanjut pada awal 2026, dan menjadi indikasi positif bagi pemulihan pertumbuhan laba ke depan," ujar Herfinia.

Lebih lanjut, perseroan terus memperkuat sinergi bisnis dalam Kelompok Usaha Bank (KUB), kinerja anak perusahaan memberikan kontribusi aset sebesar Rp42,8 triliun atau sekitar 18 persen dari total aset konsolidasi Grup BJB.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi bisnis dan efisiensi operasional melalui skema sharing fee serta kolaborasi produk guna meningkatkan profitabilitas dan daya saing grup secara berkelanjutan," ujar Herfinia.

Pada akhir 2025, secara konsolidasi total aset perseroan tercatat sebesar Rp221,4 triliun.


×
Berita Terbaru Update