Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat
Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) melepas ekspor perdana produk
yogurt ke Vietnam senilai 65 ribu dolar AS atau setara Rp1,13 miliar dari PT
Cisarua Mountain Dairy Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Direktur Jenderal PEN Fajarini Puntodewi menyampaikan,
pencapaian ini membuktikan kualitas produk dairy Indonesia mampu memenuhi
standar internasional dan mengikuti selera pasar.
"Langkah ini semakin meneguhkan posisi dan daya saing
produk yogurt nasional di pasar Vietnam dan Asia," ujar Puntodewi dalam
keterangan di Jakarta, Rabu.
Kinerja ekspor produk olahan susu (dairy product) Indonesia
terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, nilai ekspor sektor ini mencapai
71,68 juta dolar AS, dengan tren pertumbuhan sebesar 2,35 persen sepanjang
2021-2025.
Pertumbuhan signifikan terlihat pada Januari-Februari 2026,
di mana ekspor produk olahan susu mencapai 14,81 juta dolar AS atau tumbuh
sebesar 63,43 persen dibanding periode yang sama pada 2025.
Khusus untuk komoditas yogurt, nilai ekspor Indonesia ke
dunia mencapai 1,45 juta dolar AS sepanjang Januari-Februari 2026 atau naik
sebesar 50,30 persen dibanding periode yang sama pada 2025
Puntodewi mengatakan Kemendag menyediakan berbagai fasilitas
untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Fasilitasi
yang dapat dimanfaatkan, yakni program misi dagang, pameran internasional,
penjajakan bisnis (business matching), serta peningkatan kapasitas eksportir
terkait pemenuhan standar mutu internasional.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi demi
memperkuat posisi produk Indonesia di pasar
global," katanya.