Kapten Liverpool Virgil van Dijk menyebut kekalahan 0-4 dari
Manchester City pada perempat final Piala FA 2025/2026 di Stadion Etihad,
Manchester, Sabtu (4/4), menjadi tanggung jawab timnya.
"Semua tanggung jawab ada pada kami, karena kami yang
tidak tampil baik di lapangan. Kami tahu bagaimana dunia sepak bola bekerja.
Kami harus tetap bersatu, meskipun itu sulit," ujar Van Dijk dikutip dari
laman resmi Liverpool, Minggu.
Bek berkebangsaan Belanda itu mengatakan, tersingkirnya The
Reds dari Piala FA menjadi pukulan besar dan sulit untuk dirinya menerima hal
tersebut.
Apalagi, Van Dijk sempat menjadi aktor yang membuat wasit
memberikan penalti untuk Manchester City pada menit ke-39, lantaran dia
melanggar Nico O'Reilly.
Penalti tersebut dikonversi menjadi gol oleh penyerang City,
Erling Haaland, yang berbuah gol pertama untuk The Citizens.
Menurut Van Dijk, Liverpool tidak memiliki masalah berarti
sebelum terjadinya insiden di kotak terlarang itu.
Namun, setelah semua berlalu, Van Dijk meminta Liverpool
untuk mengevaluasi diri dan melupakan kekalahan telak tersebut.
Sebab, berikutnya mereka harus berhadapan dengan Paris
Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 di
Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (8/4) malam waktu setempat.
"Sangat penting untuk segera melupakan hasil ini. Di
tengah pekan sudah ada PSG yang lapar dan sangat kuat menunggu kami. Mungkin
satu-satunya hal positif adalah masih ada dua leg, tapi di antara itu kami juga
harus menghadapi pertandingan berat melawan Fulham. Jadi ini situasi yang sulit,"
kata Van Dijk.
Liverpool takluk 0-4 dari Manchester City dalam perempat
final Piala FA 2025/2026 di Stadion Etihad, Sabtu (4/4). Gol-gol City
dilesakkan oleh Erling Braut Haaland (39',45'+2,57') dan Antoine Semenyo (50').
Hasil tersebut menambah tren buruk Mohamed Salah dan
kawan-kawan saat bersua City. Pada musim ini, dari tiga pertemuan, tidak sekali
pun Liverpool menang atas lawannya itu.