Pemeran sekaligus produser eksekutif film "Monster
Pabrik Rambut" (judul internasional: "Sleep No More") Iqbaal
Ramadhan mengatakan penyanyi dan aktor film Sal Priadi merancang lagu barunya
saat syuting film tersebut.
"Sebuah lagu tercipta secara organik dari salah satu
adegan (scene) Sal Priadi dalam film ini," ujar Iqbaal saat konferensi
pers film "Monster Pabrik Rambut" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan,
Senin.
Lagu yang judulnya masih dirahasiakan itu terlahir secara
spontan berdasarkan pendalaman Sal Priadi sebagai karakter buruh pabrik bernama
Rudi di set syuting film tersebut.
"Memang betul, ada satu hari kita mau syuting satu
adegan. Di sini itu ada pemeran Rudi memainkan gitarnya. Aku diminta untuk
bikinlah lagu kecil-kecilan, nyanyi-nyanyi apa begitu. Aku coba gitar-gitar apa
kan, supaya kita bikin sesuatu," kata Sal.
Setelah syuting adegan itu, sutradara Edwin malah tertarik
mendorong Sal Priadi agar merilis lagu baru tersebut untuk film terbarunya,
"Monster Pabrik Rambut".
"Di detik itu tiba-tiba aku kayak 'wah ini akan jadi
lagu seperti apa nih untuk memanjangkan lagu yang sebenarnya cuma sedikit?'
Tapi akhirnya itulah proses yang terjadi secara kreatif," kata Sal.
Sal kemudian berdiskusi dengan tim produksi, termasuk
sutradara, tentang suasana apa yang mau dihadirkan dalam lagu itu, mencari
produser musiknya dan menentukan suasana yang membuat lirik lagunya lengkap.
"Untuk memperpanjang liriknya, referensinya memang
lebih banyak dari suasana yang aku tangkap di set, di pabrik. Kemudian suasana
buruh yang muncul di sana," kata Sal.
Sal mengatakan pengalaman kreatif dalam menyusun lagu secara
langsung saat menjalani syuting film merupakan pengalaman baru baginya.
"Hal itu belum pernah terjadi sebelumnya di lagu-lagu
aku yang... terutama yang aku tulis. Ini benaran membuka banyak hal, selain
hanya soal implementasi, ternyata bisa ya aku melakukan eksplorasi di ruang
yang seperti ini," kata Sal.
Sutradara Edwin mengatakan adegan yang dibicarakan oleh Sal
Priadi itu sebenarnya adegannya cukup panjang, tapi dibagi dua.
"Bagian terakhirnya dulu yang kami ambil, baru bagian
depannya. Bagian yang kami ambil belakangan ini tepatnya pengambilan (adegan)-nya
itu cukup di awal syuting minggu pertama," kata Edwin.
Adapun potongan pendek lagu itu mengandung lirik lagu
anak-anak "Kepala, Pundak, Lutut, Kaki" yang kemudian diolah secara
kreatif oleh Sal Priadi untuk menggambarkan satu cerita tentang film "Monster
Pabrik Rambut".
"Semoga bisa terasa di lagu itu suasana pabrik dan
segala (atmosfer) di dalamnya," kata Sal.