-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Jakarta lewat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-16T20:09:26Z

 PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Jakarta lewat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center ke-4 di Sakura Garden City, Jakarta Timur.

 


"Hari ini PLN bersama kemitraan HVT dan Sakura Garden City berkolaborasi membangun SPKLU Center di kawasan ini. Ini merupakan SPKLU Center keempat di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya, dan fasilitas ini tergolong besar," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin di SPKLU Center di Sakura Garden City, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis.

SPKLU Center di Sakura Garden City dilengkapi dengan enam unit ultra fast charging, satu unit medium charging, serta satu unit SPKLU untuk kendaraan roda dua.

Selain itu, fasilitas ini juga menyediakan area parkir yang nyaman dan beroperasi selama 24 jam guna menunjang kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

Andy menjelaskan pembangunan SPKLU Center ini menggunakan skema kemitraan antara PLN dan pihak swasta.

Dalam kerja sama tersebut, pemilik lahan adalah Sakura Garden City, penyedia mesin pengisian adalah HVT, sementara PLN menyediakan sistem dan aplikasi pendukung.

"Dengan kolaborasi seperti ini, pembangunan SPKLU menjadi lebih mudah dan cepat. Semakin banyak SPKLU, semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pengisian daya kendaraan listrik," jelas Andy.

Peresmian ini selain menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Jakarta, juga seiringp dengan lonjakan yang signifikan terhadap penggunaan SPKLU dalam beberapa waktu terakhir.

Sepanjang tahun 2025, PLN mencatat sebanyak 803.235 transaksi pengisian kendaraan listrik.

Angka tersebut meningkat tajam pada awal 2026, di mana selama periode Januari hingga Maret sudah mencapai 430.593 transaksi.

Jumlah ini melonjak lebih dari lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 88.012 transaksi.

"Peningkatan transaksi tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik," ujar Andy.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center ke-4 di Sakura Garden City, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

PLN menargetkan setiap unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3) di wilayah Jakarta memiliki setidaknya satu SPKLU Center.

Dari total 18 unit UP3, PLN optimistis target tersebut dapat tercapai pada tahun ini.

Saat ini, PLN UID Jakarta Raya telah mengoperasikan 718 unit charger SPKLU yang tersebar di 405 lokasi.

Infrastruktur tersebut mencakup berbagai tipe pengisian, mulai dari medium charging (22 kW), fast charging (25–50 kW), hingga ultra fast charging dengan kapasitas hingga 200 kW.

Selain pengembangan infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mencari lokasi SPKLU, memantau proses pengisian daya, hingga merencanakan perjalanan menggunakan fitur trip planner.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta Syaripudin turut mengapresiasi langkah PLN dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

"Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas udara. Kehadiran SPKLU Center ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam mempercepat transisi energi bersih di Jakarta," jelas Syaripudin.

Dengan hadirnya SPKLU Center ke-4 ini, Syaripudin berharap masyarakat semakin yakin untuk beralih ke kendaraan listrik, seiring tersedianya infrastruktur pengisian daya yang semakin luas, cepat, dan mudah diakses.


×
Berita Terbaru Update