Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Polres Metro
Jakarta Barat menemukan thinner atau cairan pengencer cat mudah terbakar dalam
rumah korban kebakaran yang menewaskan sekeluarga di Grogol Petamburan, Jakarta
Barat.
"Di dekat pompa listrik, ada thinner, campuran cat, di
dekat kalengnya," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP
Alexander Tengbunan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat malam.
Dugaan sementara, kata Alex, korsleting listrik yang terjadi
menyambar cairan tersebut sehingga memicu terjadinya kebakaran.
"Itu hasil dari tim labfor yang disampaikan. (Thinner)
Bahan yang memicu (kebakaran).
Itu dugaan sementaranya. Nah saat ini masih diselidiki sama
tim labfor, nanti hasil analisanya dilaporkan ke kami," ucap Alexander.
Selain cairan thinner, tik penyelidik juga menemukan mesin
pompa air yang masih tercolok ke terminal listrik.
Tik Puslabfor hingga kini telah mengantongi sejumlah sampel
dari beberapa material yang diduga memicu terjadinya kebakaran.
"Sampel yang dibawa tadi ya itu kaleng cat, dia mesin
pompa, beberapa debu hasil kebakaran diambil," papar Alex.
Pantauan di lokasi pada Jumat sore, petugas memeriksa secara
menyeluruh setiap sudut rumah yang terbakar. Sejumlah bagian seperti instalasi
kabel listrik hingga sebuah sepeda motor yang hangus turut menjadi fokus
pemeriksaan.
Selain itu, petugas juga mengumpulkan keterangan dari warga
sekitar dan saksi yang mengetahui kejadian tersebut guna melengkapi proses
penyelidikan.
Olah TKP berlangsung sekitar satu jam. Usai pemeriksaan,
petugas membawa sejumlah sampel dan barang bukti yang diduga berkaitan dengan
sumber api. Barang bukti tersebut akan diuji lebih lanjut di laboratorium
Puslabfor Mabes Polri.
Sebelumnya, satu keluarga dengan lima jiwa tewas dalam
kebakaran rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Jakarta Barat,
terbakar pada Jumat dini hari.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan
Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur menyebut, kelima korban
diduga meninggal dunia akibat terjebak kepulan asap saat kebakaran melanda
tempat tinggal mereka.
"Korbannya lima orang satu keluarga. Mereka terjebak
asap," kata Abdul saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Api, kata Abdul, diduga berasal dari korsleting listrik yang
terjadi di tiang listrik depan rumah korban. Lantas, api dengan cepat masuk ke
dalam rumah ketika korban tengah tertidur.
"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari
korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar
dia.