Desainer asal Belgia, Benjamin Voortmans menuduh tim Jisoo
Blackpink telah abai terhadap pakaian yang dipinjamkan pada sang bintang idola
K-pop itu.
Dilansir dari Channel News Asia (7/5) waktu setempat,
Voortsman mengungkapkan bahwa ia telah menghubungi tim Jisoo, namun tim bintang
idola itu tidak memberikan respons selama enam bulan terkait pakaian yang
dipinjamkan pada Jisoo.
"Sudah enam bulan saya mengirim surat permintaan kepada
Jisoo dan timnya di Korea, supaya mengembalikan busana yang dipinjam untuk
sampul albumnya. Enam bulan berlalu, tidak ada yang merespons," katanya.
Adapun busana yang dikirimkan termasuk tiga potong pakaian
dari koleksi terakhir Voortsman yang diklaim memiliki harga yang mahal.
Voortmans juga membocorkan bahwa tim dari Amerika yang
terlibat dalam pengambilan gambar juga berhenti bekerja sama dengan sang
penyanyi.
"Saya tidak pernah membayangkan hal itu terjadi, [dan
saya] tidak akan menyangka hal itu akan terjadi pada selebriti papan atas dan
bintang pop yang begitu terkenal," katanya lagi.
Video yang diunggah Voortmans rupanya sampai ke tim Jisoo dan
pada Rabu (6/5) sang desainer kemudian mendapatkan kabar bahwa barang-barang
yang dipinjamkan kepada Jisoo akan segera dikembalikan padanya.
Ia mengaku lega bahwa akhirnya koleksi yang melibatkan 10
desainer muda itu akan kembali kepadanya.
Voortmans mengaku mendapatkan kecaman soal unggahannya,
bahkan menerima kebencian daring dan banyak pesan. Namun ia menjelaskan bahwa
niat dari video tersebut bukanlah mengarahkan kebencian pada Jisoo melainkan
sebagai bentuk kritik pada tim Jisoo agar bisa memberikan tanggapan.
"Saya rasa seluruh tim harus sadar untuk memperlakukan
orang dengan lebih baik lain kali, dan untuk mengatasi jika ada masalah. Tetapi
enam bulan tanpa respons itu agak gila. Saya rasa timnya memang sangat
berantakan,” kata Voortmans dalam unggahan instagramnya.