Polda Metro Jaya telah melakukan upaya deteksi dini dan
pencegahan terhadap sejumlah kelompok anarkis atau perusuh yang berupaya
menyusup ke dalam aksi buruh di Monas maupun di depan Gedung DPR/MPR RI saat
peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
"Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak
penyampaian pendapat di muka umum agar dapat sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan, maka kami terus berupaya baik secara preemptif, preventif,
maupun represif," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,
Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro
Jaya, Jumat.
Iman menjelaskan pihaknya juga berhasil mengamankan
barang-barang yang akan digunakan untuk melakukan kerusuhan saat perayaan May
Day, terutama yang berada di depan Gedung DPR/MPR RI.
"Yang pertama ada botol kosong. Sebagaimana terlihat,
ada botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov, termasuk kami juga
menemukan atau mengamankan bensin atau bahan bakar yang bisa digunakan untuk
dijadikan bom molotov bersama-sama dengan botol dan kain pemicu apinya,"
ucapnya.
Ia juga menyebutkan pihaknya menemukan paku beton yang akan
mereka gunakan untuk merusak bangunan ataupun pembatas-pembatas yang terbuat
dari beton.
"Jadi berdasarkan keterangan yang disampaikan, mereka
memanfaatkan waktu yang ada pada saat sebagian mengikuti orasi, sebagian mereka
melakukan perusakan terhadap beton atau batas pagar pembatas sehingga
rencananya kalau tiba waktunya itu terjadi kerusuhan memudahkan mereka untuk
merobohkan pagar pembatas tersebut, itu gunanya paku beton," ucap Iman.
Kemudian juga ditemukan ketapel dengan gotri yang
dipersiapkan untuk melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang
menjalankan tugas pengamanan, termasuk sejumlah senjata tajam.
"Kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan
kerusuhan, mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya, jadi per jam mereka
sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan, ini sudah
mereka persiapkan, jadi datang dari mana, kemudian kejadiannya seperti apa, dan
kembalinya harus ke mana, titik-titik kumpulnya mereka sudah tentukan,"
ungkapnya.
Iman menambahkan Polda Metro Jaya melakukan langkah-langkah
antisipatif sebelum kelompok-kelompok tersebut melakukan kerusuhan atau tindak
pidana. Oleh karena itu bagi mereka yang tertangkap tangan membawa
barang-barang berbahaya pendukung kerusuhan, saat ini sedang menjalani
pemberian keterangan untuk dilakukan pendalaman.
"Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada
kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka
akan segera kembali ke rumahnya masing-masing," jelas Iman.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi
Hermanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan
dari seluruh komponen yang melaksanakan peringatan Hari Buruh pada hari ini,
sehingga aspirasi dalam menyampaikan harapan-harapan ini terlaksana dengan
baik.
"Jadi kalau kita lihat hari ini, bahwa kegiatan May Day
alhamdulillah semua berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan," kata
Budi.