-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Abrasi akibat cuaca buruk menerjang pesisir Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-15T18:40:35Z

Abrasi akibat cuaca buruk menerjang pesisir Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (15/7/2026) pagi. Gelombang tinggi dipicu angin laut kencang merusak dua rumah warga, tanggul penahan ombak, serta berdampak pada puluhan kepala keluarga (KK) di tiga desa di Kecamatan Tinombo.

 


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.35 WIB itu mengakibatkan abrasi di Desa Siavu, Desa Tinombo, dan Desa Ambason Mekar. Meski menyebabkan kerusakan, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, mengatakan bencana tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat di wilayah pesisir.

Berdasarkan data BPBD, sebanyak 25 kepala keluarga terdampak di Desa Siavu Dusun 4, dua kepala keluarga di Desa Tinombo Dusun 1, serta sembilan kepala keluarga di Desa Ambason Mekar Dusun 1 dan Dusun 2.

Abrasi juga merusak fasilitas umum berupa tanggul penahan ombak. Di Desa Siavu, tanggul sepanjang sekitar 12 meter roboh, sedangkan di Desa Ambason Mekar kerusakan mencapai sekitar enam meter.

Rivai memastikan hingga kini tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.

"Hingga saat ini, belum ada warga yang mengungsi. Warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing," ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).

Menanggapi kejadian tersebut, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan kaji cepat.

Menurut Rivai, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pemulihan infrastruktur, khususnya pembangunan kembali tanggul penahan ombak agar abrasi tidak semakin meluas.

"Kebutuhan yang paling mendesak di lapangan adalah perbaikan dan pembangunan kembali tanggul penahan ombak guna mencegah abrasi semakin meluas," katanya.

Saat ini kondisi air laut dilaporkan telah berangsur surut. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat di wilayah pesisir tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi maupun abrasi susulan.


×
Berita Terbaru Update