-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Bank Sentral China (People's Bank of China/PBOC) kembali menambah cadangan emas pada Juni 2026

Senin, 13 Juli 2026 | Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-12T22:14:07Z

 

Bank Sentral China (People's Bank of China/PBOC) kembali menambah cadangan emas pada Juni 2026, menandai pembelian selama 20 bulan berturut-turut sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap aset berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS).

 


Berdasarkan data Bank Sentral China, cadangan emas bertambah 480.000 troi ons atau sekitar 14,93 ton pada Juni 2026. Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan emas China mencapai 75,44 juta troi ons atau sekitar 2.346 ton pada akhir Juni 2026.

Menurut Reuters, rangkaian pembelian tersebut menjadi periode akumulasi emas bulanan terpanjang sejak 2015.

Langkah itu mencerminkan strategi Beijing untuk mendiversifikasi cadangan devisa sekaligus mengurangi eksposur terhadap aset berdenominasi dolar AS. Meski demikian, berdasarkan data World Gold Council (WGC), emas masih menyumbang kurang dari 10% dari total portofolio cadangan devisa China.

Secara terpisah, State Administration of Foreign Exchange melaporkan cadangan devisa China mencapai US$ 3,4163 triliun pada akhir Juni 2026. Nilai tersebut turun US$ 26 miliar atau 0,75% dibandingkan bulan sebelumnya.

Analis menilai emas semakin penting bagi para pembuat kebijakan karena dinilai lebih tahan terhadap risiko sanksi, ketegangan geopolitik, serta volatilitas sistem keuangan AS, sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.

Dalam laporan prospek tengah tahun yang dirilis pekan lalu, World Gold Council kembali menegaskan pentingnya emas sebagai aset cadangan strategis. Organisasi tersebut menilai pembelian oleh bank sentral, ketidakpastian geopolitik, serta potensi pelonggaran kebijakan moneter akan terus menopang pasar emas.

Sementara itu, analis Goldman Sachs mempertahankan proyeksi harga emas sebesar US$ 4.900 per troi ons pada akhir 2026. Menurut mereka, permintaan yang tetap kuat dari bank-bank sentral akan terus menjadi penopang harga emas meskipun pasar sempat mengalami koreksi sepanjang tahun ini.

Emas Duniaemaspbocbank sentral china

×
Berita Terbaru Update