-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 12 Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026 | Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T12:01:25Z

 


Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 12 Juli 2026 telah mencapai Rp 159,8 triliun atau 54,2% dari target nasional sebesar Rp 295 triliun.

 

Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting mengatakan pembiayaan tersebut telah disalurkan kepada sekitar 2,5 juta debitur UMKM.

 

Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR di Jakarta, Senin (13/7/2026), Loto menjelaskan sebanyak 1,1 juta penerima merupakan debitur baru atau 83,5% dari target tahun ini. Sementara itu, jumlah debitur graduasi mencapai 511.208 orang atau 46,2% dari target.

 

“Adapun penyaluran KUR ke sektor produksi telah mencapai Rp 103,2 triliun atau 64,6% dari target. Kami harapkan bisa melewati angka target 65%,” kata Loto dilansir dari Antara.

 

Pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 295 triliun sepanjang 2026, dengan porsi 65% dialokasikan untuk sektor produksi. Selain itu, pemerintah menargetkan 1,3 juta debitur baru serta 1,1 juta debitur graduasi atau naik kelas dalam program KUR 2026.

 

KUR merupakan program pembiayaan bersubsidi pemerintah yang bertujuan memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM dengan plafon pinjaman hingga Rp 500 juta.

 

Selain KUR, Loto mengatakan Kementerian UMKM juga menjalankan sejumlah program untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

 

Melalui program Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCESS), hingga 2025 pemerintah telah memfasilitasi pembiayaan bagi 56 usaha menengah dengan total penyaluran mencapai Rp 53,3 miliar melalui delapan lembaga keuangan mitra.

 

 

Sementara itu, program Business Layak Funding (BISLAF) yang diinisiasi deputi bidang usaha kecil telah mendampingi 200 UMKM memperoleh pendanaan senilai Rp 13,65 miliar melalui kerja sama dengan Inotek sebagai mitra kolaborator.

 

Loto menambahkan Kementerian UMKM juga menjalankan program pendampingan pembiayaan untuk mendukung program perumahan rakyat dengan target menjangkau 300 UMKM.

 

Hingga triwulan I 2026, sebanyak 16 UMKM telah lolos proses kurasi, sedangkan dua UMKM telah menyelesaikan pendampingan digitalisasi manajemen keuangan.

×
Berita Terbaru Update