-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan kemungkinan besar pemilihan ketua umum (ketum) PBNU periode 2026-2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 | Agustus 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-29T16:22:15Z

 Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan kemungkinan besar pemilihan ketua umum (ketum) PBNU periode 2026-2031 digelar pada Minggu (30/8/2026), setelah adanya keputusan voting para muktamirin atau peserta muktamar malam ini.



Hal itu disampaikan Gus Ipul di tengah berlangsungnya sidang pleno lanjutan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).


"Mungkin ya, mungkin perkiraan saya (pemilihan ketum PBNU) belum bisa. Mungkin besok karena ini nanti masih harus ada tabulasi ya. Kemungkinan besar jelas kalau pemilihan ketua umum jelas besok," kata Gus Ipul kepada wartawan.


Lanjutan sidang pleno yang digelar pada Sabtu malam ini berlangsung cukup alot. Sidang bahkan sempat diskors selama 15 menit setelah mundur dari jadwal semula pukul 19.00 WIB.


Sidang baru dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Agenda tersebut membahas voting untuk menentukan mekanisme pemilihan ketum PBNU.


Selain mekanisme pemilihan, terbuka atau tertutupnya sidang pemilihan juga dibahas dalam agenda tersebut. Perbedaan pendapat antarpeserta berlangsung cukup panjang.


Pantauan Beritasatu.com di lokasi Muktamar NU, ketegangan sempat terasa saat sejumlah peserta menyampaikan usulan mengenai terbuka atau tertutupnya sidang. Meski demikian, voting untuk menentukan keterbukaan sidang kembali dilanjutkan dengan suasana damai dan tenteram.


×
Berita Terbaru Update