Selebritras Sarwendah mengungkap pemicu pertengakaran dengan Ruben Onsu yang terekam kamera pengawas atau CCTV dan viral di media sosial. Melalui unggahan Instagram, Minggu (2/8/2026), ia menyebut peristiwa itu terjadi pada 4 Maret 2024 ketika keduanya membahas rencana pindah rumah.
Sarwendah menyampaikan penjelasan tersebut setelah potongan rekaman pertengkaran mereka beredar luas di media sosial. Rekaman itu sebelumnya diperlihatkan kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, sebagai bantahan terhadap sejumlah pernyataan Sarwendah mengenai konflik selama mereka berumah tangga.
“Setelah beredar video yang tidak disertai konteks yang utuh, saya merasa perlu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Publik meminta saya menunjukkan bukti agar peristiwanya dapat dilihat secara lebih utuh,” tulis Sarwendah.
Menurut Sarwendah, pertengkaran tersebut terjadi sekitar pukul 21.20 WIB. Saat itu, masa sewa rumah yang mereka tempati di kawasan Pondok Indah akan berakhir dan keluarga tersebut sedang menghadapi persoalan keuangan.
Sarwendah mengaku mengusulkan agar keluarganya kembali menempati rumah lama. Namun, ia kemudian mendapat informasi Ruben telah menyewa akomodasi berupa apartemen hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp 120 juta.
“Saya mengusulkan agar kami kembali ke rumah lama. Namun, saat itu saya hanya diberi tahu bahwa sudah disewa apartemen hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp 120 juta,” tulisnya.
Sarwendah mempertanyakan keputusan tersebut karena menilai dana itu lebih baik digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak.
Ia juga mengaku meminta jadwal kepindahan diundur dari 8 Maret menjadi 12 Maret 2024 karena anak-anak masih libur. Sarwendah mengatakan dirinya turut meminta kontak bagian pemasaran agar dapat mengurus kepindahan tersebut secara mandiri, tetapi permintaan itu tidak dipenuhi.
Menurut Sarwendah, pembicaraan kemudian memanas setelah Ruben membanting pintu. Perdebatan tersebut selanjutnya berkembang menjadi pertengkaran yang terekam kamera pengawas.
Sarwendah mengatakan kemarahannya dalam video bukan hanya dipicu persoalan kepindahan rumah. Ia menyebut luapan emosinya merupakan akumulasi berbagai masalah yang selama 11 tahun tidak dapat disampaikan secara terbuka.
“Di situlah emosi saya akhirnya meledak. Kemarahan yang terlihat dalam video itu bukan muncul karena persoalan pindah semata, melainkan akumulasi banyak hal yang selama 11 tahun tidak benar-benar bisa saya sampaikan,” tulisnya.
Dalam penjelasannya, Sarwendah juga menyampaikan tudingan mengenai dugaan perselingkuhan Ruben. Ia mengeklaim telah mengetahui persoalan tersebut sejak 2017 dan menyebut dugaan serupa terjadi lebih dari satu kali.
Tudingan tersebut telah dibantah pihak Ruben. Minola meminta Sarwendah membuktikan tuduhan perselingkuhan dan menegaskan pernyataan yang tidak dapat dibuktikan berpotensi menjadi fitnah.
Sarwendah menegaskan dirinya membuka kembali peristiwa tersebut bukan untuk memperpanjang konflik maupun mengungkit luka lama.
“Saya membuka momen ini setelah 11 tahun memendam semuanya sendirian. Saya akhirnya tidak sanggup lagi,” ungkap Sarwendah.
Ia juga menjelaskan keberadaan anak-anak ketika pertengkaran berlangsung. Menurut Sarwendah, anak-anak berada di ruangan lain bersama pengasuh dan berjarak cukup jauh dari lokasi perdebatan.
Sarwendah menyatakan penjelasan itu disampaikan untuk memberikan konteks lengkap terhadap rekaman yang beredar. Hingga kini, pernyataan kedua pihak mengenai persoalan rumah tangga dan dugaan perselingkuhan masih berbeda..