-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Xpeng Indonesia angkat suara mengenai penarikan kembali (recall) puluhan ribu Xpeng X9

Selasa, 01 September 2026 | September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T18:36:36Z

 


Xpeng Indonesia angkat suara mengenai penarikan kembali (recall) puluhan ribu Xpeng X9 secara global akibat masalah pada sistem suspensi udara (air suspension) yang tidak bekerja maksimal dalam kondisi suhu panas ekstrem.

 

VP Marketing Xpeng Indonesia Hari Arifianto mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Xpeng Global untuk memastikan batch produksi yang berpotensi mengalami masalah tersebut.

 

 “Air suspensi kita masih kita dalami bareng-bareng sama teman-teman Xpeng Global. Apakah terimbas recall air suspensi atau tidak,” kata Hari dikutip dari Antara, Senin (31/8/2026).

 

Hari menjelaskan, produk Xpeng X9 yang dipasarkan di Indonesia berbeda dengan versi global karena kendaraan tersebut telah dirakit secara lokal. Dengan demikian, status produksi kendaraan di Indonesia berbeda dengan produk yang dipasarkan di China.

 

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan keuntungan apabila nantinya ditemukan komponen yang sama dengan unit dalam batch yang terdampak. Penggantian komponen dapat dilakukan sebelum kendaraan memasuki proses produksi di Indonesia.

 

“Kalau terdampak, ya langsung diganti part-nya sebelum diproduksi. Ini yang masih terus kita cek, ini batch production yang mana sebenarnya,” katanya.

 

Hari menjelaskan, persoalan pada suspensi udara berkaitan dengan kondisi panas ekstrem. Gangguan tersebut dapat menyebabkan sistem suspensi tidak mampu kembali mengangkat kendaraan ke posisi normal.

 

“Penyebabnya itu karena panas yang ekstrem. Gejalanya kalau air suspension itu dia enggak bisa ngangkat lagi, jadi cenderung ambles,” ujar dia.

 

Meski pemeriksaan masih berlangsung, Xpeng Indonesia meminta pemilik X9 yang merasakan gangguan pada sistem suspensi segera melaporkannya kepada jaringan layanan resmi.

 

Menurut Hari, konsumen dapat menyampaikan keluhan melalui layanan pelanggan maupun diler Xpeng agar kondisi kendaraan dapat diperiksa lebih lanjut.

 

“Kalau ada pelanggan merasa ada gangguan dari suspension, dengan cepat kita koordinasi. Bisa lewat call center, lewat dilernya,” kata Hari.

 

Dengan demikian, status Xpeng X9 di Indonesia saat ini masih dalam tahap verifikasi. Xpeng Indonesia belum menyatakan apakah seluruh atau sebagian unit X9 yang telah beredar di Indonesia masuk dalam cakupan recall terkait masalah suspensi udara tersebut.

 

Sebelumnya, Carnewschina melaporkan penarikan kembali tersebut dilakukan setelah muncul gelombang keluhan dari pemilik X9, terutama di wilayah seperti Chongqing. Gelombang panas ekstrem di wilayah tersebut bertepatan dengan laporan mengenai kerusakan sasis secara tiba-tiba.

 

Sejumlah pemilik melaporkan sasis kendaraan dapat ambruk pada salah satu sisi maupun seluruh bagian kendaraan ketika sedang dikendarai.

 

Dalam tanggapan sebelumnya mengenai persoalan tersebut, layanan pelanggan Xpeng mengaitkan sejumlah peringatan dengan mode perlindungan termal. Penyesuaian ketinggian kendaraan yang terlalu sering dalam kondisi suhu tinggi disebut dapat menyebabkan kompresor mengalami panas berlebih.

 

Namun, penarikan resmi yang dilakukan Xpeng kini mengakui adanya cacat perangkat keras yang berkaitan dengan kekedapan udara pada sistem suspensi, bukan sekadar persoalan perlindungan termal.

×
Berita Terbaru Update