Xpeng Indonesia angkat suara mengenai penarikan kembali
(recall) puluhan ribu Xpeng X9 secara global akibat masalah pada sistem
suspensi udara (air suspension) yang tidak bekerja maksimal dalam kondisi suhu
panas ekstrem.
VP Marketing Xpeng Indonesia Hari Arifianto mengatakan
pihaknya masih berkoordinasi dengan Xpeng Global untuk memastikan batch
produksi yang berpotensi mengalami masalah tersebut.
“Air suspensi kita
masih kita dalami bareng-bareng sama teman-teman Xpeng Global. Apakah terimbas
recall air suspensi atau tidak,” kata Hari dikutip dari Antara, Senin
(31/8/2026).
Hari menjelaskan, produk Xpeng X9 yang dipasarkan di
Indonesia berbeda dengan versi global karena kendaraan tersebut telah dirakit
secara lokal. Dengan demikian, status produksi kendaraan di Indonesia berbeda
dengan produk yang dipasarkan di China.
Menurutnya, kondisi tersebut memberikan keuntungan apabila
nantinya ditemukan komponen yang sama dengan unit dalam batch yang terdampak.
Penggantian komponen dapat dilakukan sebelum kendaraan memasuki proses produksi
di Indonesia.
“Kalau terdampak, ya langsung diganti part-nya sebelum
diproduksi. Ini yang masih terus kita cek, ini batch production yang mana
sebenarnya,” katanya.
Hari menjelaskan, persoalan pada suspensi udara berkaitan
dengan kondisi panas ekstrem. Gangguan tersebut dapat menyebabkan sistem
suspensi tidak mampu kembali mengangkat kendaraan ke posisi normal.
“Penyebabnya itu karena panas yang ekstrem. Gejalanya kalau
air suspension itu dia enggak bisa ngangkat lagi, jadi cenderung ambles,” ujar
dia.
Meski pemeriksaan masih berlangsung, Xpeng Indonesia meminta
pemilik X9 yang merasakan gangguan pada sistem suspensi segera melaporkannya
kepada jaringan layanan resmi.
Menurut Hari, konsumen dapat menyampaikan keluhan melalui
layanan pelanggan maupun diler Xpeng agar kondisi kendaraan dapat diperiksa
lebih lanjut.
“Kalau ada pelanggan merasa ada gangguan dari suspension,
dengan cepat kita koordinasi. Bisa lewat call center, lewat dilernya,” kata
Hari.
Dengan demikian, status Xpeng X9 di Indonesia saat ini masih
dalam tahap verifikasi. Xpeng Indonesia belum menyatakan apakah seluruh atau
sebagian unit X9 yang telah beredar di Indonesia masuk dalam cakupan recall
terkait masalah suspensi udara tersebut.
Sebelumnya, Carnewschina melaporkan penarikan kembali
tersebut dilakukan setelah muncul gelombang keluhan dari pemilik X9, terutama
di wilayah seperti Chongqing. Gelombang panas ekstrem di wilayah tersebut
bertepatan dengan laporan mengenai kerusakan sasis secara tiba-tiba.
Sejumlah pemilik melaporkan sasis kendaraan dapat ambruk
pada salah satu sisi maupun seluruh bagian kendaraan ketika sedang dikendarai.
Dalam tanggapan sebelumnya mengenai persoalan tersebut,
layanan pelanggan Xpeng mengaitkan sejumlah peringatan dengan mode perlindungan
termal. Penyesuaian ketinggian kendaraan yang terlalu sering dalam kondisi suhu
tinggi disebut dapat menyebabkan kompresor mengalami panas berlebih.
Namun, penarikan resmi yang dilakukan Xpeng kini mengakui
adanya cacat perangkat keras yang berkaitan dengan kekedapan udara pada sistem
suspensi, bukan sekadar persoalan perlindungan termal.